M. Farel Alfath Siswa Berbakat yang Mengharumkan MAN Kota Sawahlunto Lewat Prestasi FORNAS di NTB
Oleh: Dafril, Tuanku Bandaro
Kepala MAN Kota Sawahlunto dan Mahasiswa Program Doktoral Study Islam S3 UM Sumbar
Langit pendidikan Kota Sawahlunto kembali bersalin rupa menjadi kanvas prestasi. Di tengah riuh rendah semangat kemerdekaan yang kian mendekat, satu nama mengudara menembus batas kota, menembus sekat madrasah, dan berpendar dalam langit prestasi nasional: Muhammad Farel Alfath, siswa kelas XII Fase F1 MAN Kota Sawahlunto, putra dari Ibu Devi bendahara komite madrasah yang tak hanya mencintai perannya sebagai orang tua, namun juga sebagai pengabdi pendidikan.
Dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 yang digelar di Nusa Tenggara Barat, Farel tidak datang sekadar sebagai peserta. Ia hadir sebagai simbol harapan, sebagai denyut jantung madrasah, sebagai wajah muda Indonesia yang teguh membawa semangat juang dalam setiap gerakan dan napasnya. Dan jerih payahnya tak sia-sia Juara II tingkat nasional menjadi miliknya. Sebuah gelar yang tak hanya menempel di namanya, tetapi juga menyatu dalam sejarah Madrasah Aliyah Negeri Kota Sawahlunto.
Farel bukan sekadar atlet. Ia adalah representasi dari anak muda yang dibesarkan dengan adab, disiplin, dan cinta akan proses. Dalam setiap latihannya, ia menulis puisi perjuangan dengan peluh. Dalam setiap kompetisinya, ia membaca mantra kemenangan dari kitab semangat. Dan pada akhirnya, ia mengubah potensi menjadi prestasi menapaki tangga kejayaan dari kota tambang yang sunyi, menuju panggung nasional yang gemuruh.
Prestasi gemilang ini tentu bukan hasil perjuangan sendiri. Capaian yang ditorehkan Farel tak terlepas dari arahan dan bimbingan PLT. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, H. Edison, Kabid Penmad, H. Hendri Pani Dias, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, H. Dedi Wandra, Kasubag TU, Mustatir, Kasi Penmad, Syafruddin, serta support penuh dari Kepala Madrasah, Dafril Tuanku Bandaro, Kaur TU, para Wakil Kepala, GTK MAN Kota Sawahlunto, dan dukungan kuat dari Komite Madrasah serta orang tuanya sendiri.
Dalam sebuah kesempatan, M. Farel Alfath menyampaikan dengan rendah hati,
”Saya sangat bersyukur atas prestasi ini. Kemenangan ini bukan hanya milik saya, tapi milik semua pihak yang telah membimbing dan mendoakan saya. Terima kasih kepada guru-guru MAN Kota Sawahlunto, kepada kepala madrasah, kepada semua jajaran Kemenag, kepada Komite, dan tentu kepada orang tua saya. Ini adalah bukti bahwa kerja keras dan doa yang tulus akan selalu menemukan jalannya.”
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro, menyampaikan dengan mata berbinar,
”Prestasi Farel adalah akumulasi dari iman, ilmu, dan ikhtiar. Di balik itu ada cinta orang tua, dedikasi para guru, dan doa yang tak henti dari madrasah. Farel mengajarkan kita bahwa jalan menuju puncak selalu terbuka bagi mereka yang sabar melangkah.”
Prestasi ini pun mendapatkan sambutan hangat dari jajaran Kementerian Agama. Ucapan selamat datang dari PLT. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, H. Edison, disusul Kabid Penmad, H. Hendri Pani Dias, dan Kepala Kemenag Kota Sawahlunto, H. Dedi Wandra.
”Selamat dan Sukses kepada Ananda M. FAREL ALFATH atas prestasi gemilang sebagai JUARA II FORNAS VIII 2025 Tingkat Nasional,”
ungkap mereka dalam satu suara yang penuh kebanggaan dan doa.
Namun lebih dari sekadar gelar dan penghargaan, Farel telah menjadi simbol baru bagi madrasah: bahwa madrasah bukan tempat terpencil, melainkan taman tempat bibit unggul bertunas dan mekar. Ia telah membuktikan bahwa dari balik dinding madrasah, dari ruang-ruang sederhana yang diselimuti zikir dan tekad, dapat lahir seorang juara nasional.
Dan kini, lewat langkah Farel, MAN Kota Sawahlunto menyampaikan pesan ke seantero negeri: bahwa pendidikan berbasis iman dan karakter tak pernah ketinggalan zaman, bahwa dari kota kecil pun dapat tumbuh cahaya terang yang tak redup dipeluk keterbatasan.
Farel adalah anak panah yang melesat dari busur madrasah. Ia tidak hanya menembus sasaran prestasi, tetapi juga menancapkan harapan baru bagi generasi muda bahwa semua mimpi bisa diraih bila digenggam dengan kesungguhan.
Mari kita jadikan kisah Farel sebagai bahan bakar semangat, sebagai suluh dalam lorong pendidikan, sebagai bukti bahwa madrasah mampu, madrasah hebat, madrasah juara.
Salam hormat dan salut untuk M. Farel Alfath, duta prestasi dari Lembah Tambang, sang pelukis harapan di langit nasional.
Kontributor : Nofri Hendra
Editor : DTB