Malam yang Kudus
Oleh Rika Puji Lestari)*
–
Malam yang kudus, yang hening, yang gaib,
tersembunyi di antara detak waktu yang rapuh,
seperti bisikan angin di puncak doa-doa yang menggema.
Malam yang membuka pintu-pintu kemungkinan,
bukan hanya bagi yang terpilih,
tapi bagi mereka yang bersedia mendengarkan suara hati.
Di tanah air ini, di bawah naungan Nusantara,
agama-agama berbincang dalam bahasa kasih.
Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu—
semua mengukir nilai pada satu batu,
membangun jembatan dari pengertian,
bukan tembok yang memisahkan.
Malam itu datang, menyapa jiwa-jiwa
yang menyulam harmoni di tengah keberagaman.
Kidung damai melintasi pegunungan,
mengalir di sungai-sungai yang mengenal setiap nama.
Salam dan doa melintasi sekat,
membawa pesan: kita adalah satu, meski berbeda.
Selamat Hari Natal, sahabatku
yang merayakan di bawah pohon terang,
atau di dalam keheningan doa malam.
Semoga malam yang kudus ini
menjadi lentera bagi hati yang haus,
dan kasih menjadi jawaban bagi mereka yang mencari.
)* Rika Puji Lestari adalah Kreator Cerdas AI Desa Doplang, Kec. Jati, Kab. Blora