MAMA
anto narasoma
(Hiasan bagi Hari Ibu)
–
mama,
raut wajahmu yang lelah begitu memancar dalam perjalanan dunia anak-anakmu
tatkala kau urai
segenap kegelisahan
di paling ujung kamar tidurmu, segala doa yang kau simpan di bawah lipatan baju,
memendar di antara pajar hingga petang tiba
entah aku sulit membaca maknamu
ketika selusin anakmu
diwariskan papa ketika ia pergi ke dalam perjalanan terakhir
harta yang ada di pundakmu hanya tekad dan air mata. itu pun kerap kali mengalir tatkala kau mengkaji dirimu sendiri ke dalam hujan air mata
mama,
jika aku menatap wajah di antara senyum pada senja ini, kau masih berkubang dalam aroma pasar bagi mulut-mulut anakmu yang menganga
o, mama
kerja apa yang kau lakukan untuk membaca persoalan dari perjalanan hidup matinya jasad anak-anakmu?
Palembang
23 Desember 2024