Mandi Sabun Jatuh
Oleh Yusuf Achmad
–
Puisi kecilku bermanja-manja, adiknya menangis terjatuh.
Luka luka dan meringis, puisi kecil ini menggoda.
Ia kritis dan patuh, meski dianggap bodoh. Lincah bertanya
menyentuh, pada orang dianggapnya tak acuh.
Ia mau mandi dengan abah, tolak ajakan lain atau marah.
Tertawa dalam mandi bersama, walau hatiku dilanda duka.
Dalam mandi ada jati diri, dalam busa ada pembersih. Dalam
tergelincir ada gembira, dalam busa runtuh ada cerita.
Itu katanya berbunga-bunga. Senang mandi busa tergelincir.
Terpingkal lihat sabun runtuh, membersihkan jiwa yang tak
utuh