Mawar Berbunga di Senja Mata
Yusuf Achmad
Mungkinkah jatuh cinta lagi, cinta yang bak mawar merah merekah,
Lagu yang mengalun lembut, menyejukkan jiwa yang haus cinta,
Di senja usia, cinta datang menggetarkan kalbu,
Menghampiri relung hati yang lelah dalam pencarian panjang.
Oh cinta, kapan kau menyapa kembali,
Membuai hati ini, seperti embun pagi yang mengkilap,
Mengisi ruang kosong dengan harapan warna-warni,
Bagai mentari pagi, dunia disinari.
Aku mengenang masa-masa indah bersama, mendamba hadirmu lagi,
Kapan saatnya aku terjatuh dalam dekapanmu,
Dalam pelukan hangat dan perihnya rasamu,
Rela ku, terhempas dalam keindahan dan luka yang menyayat hati.
Biar orang berkata apa, aku tak peduli,
Hati ini tetap kokoh, di hadapan siapapun kutak bergeming sama sekali.
Jangankan larangan atau hinaan,
Biar, denganmu ketakutan menjadi kekuatan.
Bahkan dalam deru badai, akan kuraih kembali dirimu,
Cinta yang tak pernah pudar, meski waktu terus melaju, berputar.
Surabaya, 28-12-2024