May 25, 2026

Bupati Waropen Tegaskan Komitmen: 483 Honorer K2 Akan Diangkat Jadi PNS, Prioritaskan Putra Daerah

Laporan Nelson Wayoi

Waropen, Suara Anak Negeri News.Com – Suasana penuh haru dan semangat mewarnai pertemuan antara Bupati Waropen, Drs. F.X. Mote, M.Si dan Wakil Bupati Yoel Boari bersama ratusan tenaga honorer Kategori Dua (K2) yang telah mengabdi sejak tahun 2015 di halaman Kantor Bupati Waropen, Selasa 22 April 2025. Dalam kesempatan itu, Bupati  Drs. F.X. Mote menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah untuk memperjuangkan nasib 483 tenaga honorer agar segera diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Sebagai pimpinan daerah, saya bersama Wakil Bupati Yoel Boari berkewajiban mengupayakan agar 483 tenaga honorer yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi ini bisa segera diangkat menjadi PNS,” ujar Bupati dengan penuh keyakinan di hadapan para honorer yang hadir langsung.

Langkah nyata pun langsung diambil oleh pemerintah daerah. Bupati memerintahkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk segera melakukan inventarisasi terhadap nama-nama yang masuk dalam kategori K2. Proses ini bertujuan memastikan bahwa yang bersangkutan masih berdomisili dan aktif di Kabupaten Waropen.

“Data yang valid sangat penting. Bisa jadi dari jumlah itu, ada yang sudah tidak berada di Waropen, bahkan mungkin ada yang telah tiada. Maka itu, pendataan harus segera dilakukan,” tegas Bupati.

Pernyataan Bupati Drs. F.X. Mote disambut tepuk tangan meriah dari para tenaga honorer yang merasa perjuangan mereka selama bertahun-tahun mulai mendapat titik terang. Namun, Bupati juga menegaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku bagi Putra Daerah Waropen yang saat ini tinggal dan hidup di wilayah Kabupaten Waropen.

“Orang Waropen yang sekarang berada di luar Waropen tidak akan diusulkan menjadi PNS. Ini bentuk keberpihakan kami terhadap mereka yang setia dan tetap mengabdi di tanah kelahirannya,” tambahnya.

Bupati juga membuka peluang bagi honorer K2 yang masa pengabdiannya di bawah tahun 2015 untuk diikutsertakan, apabila kuota yang ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum terpenuhi. Hal ini dilakukan agar seluruh slot yang tersedia benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mengangkat para pengabdi yang selama ini belum mendapatkan status kepegawaian yang layak.

Dengan komitmen yang tegas dan berpihak kepada putra daerah, langkah ini menjadi harapan baru bagi tenaga honorer di Waropen untuk bisa mendapatkan kepastian dan keadilan dalam pengabdian mereka kepada negara.