May 26, 2026

Juliana Ratuanak: Rumah Layak Huni Menentukan Masa Depan Keluarga

Screenshot_20260526-063604

Juliana Ratuanak: Rumah Bukan Sekadar Tempat Tinggal, Dari Desa Pesisir, Harapan tentang Rumah Layak Huni Dinyatakan
http://suaraanaknegerinews.com | Pagi di Desa Latdalam, Kecamatan Tanimbar Selatan, Rabu, 20 Mei 2026, terasa berbeda. Di desa pesisir yang berada tidak jauh dari pusat Kota Saumlaki itu, puluhan warga berkumpul menyaksikan peluncuran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2025 yang telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan 20 unit rumah warga.

Di tengah suasana sederhana itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyampaikan apresiasi atas hadirnya program yang dinilai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Chatarina Ratuanak menyebut kehadiran program tersebut bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat.

“Tapi hari ini mungkin di Desa Latdalam tidak susah-susah mencari, ada rumah-rumah yang sudah diperbaiki. Untuk itu, terima kasih banyak kami sampaikan kepada Ibu Saadia yang punya hati sekali untuk Tanimbar. Terima kasih Ibu,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.

Kunjungan yang Dinilai Menyentuh Kebutuhan Warga
Kegiatan itu turut dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Dapil Maluku Saadia Uluputty, Kepala BP3KP Maluku Pither Pakabu, Wakil Ketua DPRD KKT Yorim Resa Fordatkosu, jajaran organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat penerima bantuan.

Bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kunjungan kerja yang dilakukan Komisi V DPR RI dinilai tidak berhenti pada agenda formal semata, tetapi langsung menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“Ibu berjalan efektif waktu beberapa hari ini, sungguh langsung diatur jam demi jam akan ada di mana. Dan saya percaya bahwa apa yang Ibu siapkan untuk Indonesia dari Maluku, bahkan sampai ke Tanimbar, itu kiranya menjadi berkat bagi kami,” kata dr. Juliana.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas lembaga mulai dari BP3KP Maluku, DPRD KKT, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan hingga pemerintah desa yang telah mengawal pelaksanaan program sampai selesai.

Rumah dan Masa Depan Keluarga
Namun yang paling menyita perhatian dalam sambutan Wakil Bupati bukan hanya soal pembangunan rumah, melainkan cara ia memandang rumah sebagai ruang tumbuh bagi keluarga.

Sebagai seorang dokter, dr. Juliana berbicara lebih jauh tentang hubungan antara rumah layak huni dengan kesehatan, pendidikan, hingga pembentukan karakter anak. “Rumah adalah tempat di mana segala sesuatu tumbuh. Pendidikan bisa tumbuh di sana, rohani juga bisa tumbuh berkembang, dan juga banyak hal. Pembentukan karakter akan tumbuh di sana dan bisa menjadi baik,” ujarnya.

Menurutnya, rumah yang layak membuat keluarga merasa aman dan nyaman untuk bertumbuh bersama. “Rumah keluarga yang cukup layak itu akan membuat orang betah dan tinggal di rumah,” lanjutnya.

Peringatan tentang Bahaya Asbes
Di tengah euforia pembangunan rumah baru, Wakil Bupati juga menyisipkan peringatan serius mengenai penggunaan material bangunan yang berisiko terhadap kesehatan, khususnya asbes.

Dengan latar belakang sebagai dokter, ia menjelaskan bahaya asbes terhadap paru-paru apabila tidak dipasang dengan sistem pengamanan yang baik. “Bahaya dari asbes, dia menyerang paru-paru. Saya ulang, bahaya dari asbes menyerang paru-paru. Karena saya ini dokter, ada penyakit paru yang disebabkan oleh asbes, yang namanya asbestosis,” jelasnya.

Ia menerangkan, penyakit tersebut dapat menimbulkan gejala yang mirip dengan tuberkulosis (TBC), mulai dari batuk berkepanjangan hingga batuk berdarah.
“Untuk itu, rumah-rumah yang seperti ini, setelah ditutup, harus ada pengamannya, yaitu harus diplafon. Karena kalau aktivitas kita lebih banyak dalam rumah, akan menyebabkan kita sakit,” katanya.

Pesan itu disampaikan bukan untuk menakut-nakuti masyarakat, melainkan sebagai pengingat bahwa pembangunan rumah juga harus memperhatikan aspek kesehatan jangka panjang.

Menjaga Program Tetap Tepat Sasaran
Menutup sambutannya, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar untuk terus mengawal program-program pemerintah pusat agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Hanya dengan kerja sama yang baik, kita akan mengawal banyak hal untuk kebaikan masyarakat. Kali ini kami datang untuk langsung dengar bersama, semoga bermanfaat,” tutupnya.

Program BSPS 2025 di Desa Latdalam sendiri dilaksanakan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Maluku sebagai bagian dari upaya mengurangi angka rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.(rls:tanimbar.go.id)