May 26, 2026

Pastor Pius Heljanan MSC: Kebesaran Ada pada Pelayanan Tulus

IMG-20260402-WA0020

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Suasana pagi yang tenang di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Rabu (2/4/2026), menjadi ruang refleksi mendalam bagi umat yang mendengarkan pesan rohani dari Pastor Pius Heljanan MSC.

Dalam renungannya, Pastor Pius mengangkat tema tentang makna pelayanan sejati yang berakar pada ketulusan, bukan pada kekuasaan ataupun kepentingan pribadi.

Ia mengajak umat untuk meneladani sikap Yesus Kristus yang menunjukkan kasih tanpa batas hingga akhir hidup-Nya.

Mengutip kisah dalam Injil Yohanes 13:1–15, Pastor Pius menggambarkan momen Perjamuan Malam Terakhir, ketika Yesus dengan rendah hati membasuh kaki para murid-Nya.

Tindakan itu, menurutnya, bukan sekadar simbol, melainkan teladan nyata tentang arti pelayanan yang tulus.

“Pelayanan sejati tidak lahir dari keinginan untuk dipuji atau diakui, tetapi dari hati yang dipenuhi kasih,” ungkapnya dengan penuh penekanan.

Ia menyoroti bahwa dalam kehidupan sehari-hari, masih ada kecenderungan sebagian orang melayani demi pencitraan, penghargaan, bahkan demi posisi tertentu.

Padahal, esensi pelayanan justru terletak pada keikhlasan melakukan kebaikan tanpa mengharapkan balasan.

Momentum Kamis Putih yang memperingati Perjamuan Malam Terakhir, lanjutnya, menjadi pengingat kuat akan nilai kasih, kerendahan hati, dan pengorbanan.

Cinta Tuhan yang suci itu menjadi dasar bagi setiap umat untuk melayani sesama dengan tulus.

“Layanilah bukan karena kekuasaan, tetapi karena kasih yang tulus,” pesannya.

Melalui refleksi ini, Pastor Pius mengajak umat untuk kembali memaknai pelayanan sebagai panggilan iman.

Sebuah tindakan yang lahir dari hati, dilakukan dengan rendah hati, dan ditujukan untuk kebaikan bersama, tanpa syarat dan tanpa pamrih.(rls:ph/jk)