May 25, 2026

“RD. Ponsio Ongirwalu Lantik Pengurus Kaum Bapak Katolik Kevikepan KKT–MBD Periode 2025–2028”

Oleh: joko

“Pelantikan Kaum Bapak Katolik Kevikepan KKT–MBD: Membangun Iman dan Kerasulan Awam, Karya Iman, Pelayanan, dan Persaudaraan”

Pelantikan pengurus Kaum Bapak Katolik (KBK) Wilayah Kepulauan Tanimbar–Maluku Barat Daya menegaskan komitmen baru dalam pelayanan pastoral umat, dari hasil Musyawarah II KBK lahir semangat baru kerasulan awam untuk meneguhkan iman di tengah umat Keuskupan Amboina.

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, 5 Oktober 2025 — Suasana penuh sukacita dan haru menyelimuti Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, saat RD. Ponsio Ongirwalu selaku Vikaris Episkopal Kevikepan Kepulauan Tanimbar–Maluku Barat Daya (KKT–MBD) melantik Pengurus Kaum Bapak Katolik (KBK) Wilayah periode 2025–2028 dalam perayaan Misa Minggu Biasa ke-27.

Momen pelantikan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan pastoral umat Katolik di wilayah selatan Keuskupan Amboina, sekaligus menegaskan peran kaum bapak sebagai pilar rohani dan sosial dalam kehidupan menggereja.

Ditetapkan Berdasarkan Musyawarah II KBK Wilayah

Sebelumnya, melalui Musyawarah II Kaum Bapak Katolik Wilayah KKT–MBD, para perwakilan dari berbagai paroki bermufakat memilih Bapak Benyamin Samangun, SH., MH. sebagai ketua terpilih.
Hasil tersebut kemudian disahkan dalam Surat Keputusan Vikaris Episkopal Kevikepan KKT–MBD Nomor: 001/SK-KBK/KEVIKEPAN KKT–MBD/X/2025 tertanggal 4 Oktober 2025 tentang Pengesahan Kepengurusan KBK Wilayah KKT–MBD periode 2025–2028.

Keputusan ini menandai awal baru kepengurusan KBK Wilayah yang diharapkan dapat memperkuat solidaritas antarparoki serta memperdalam peran kerasulan awam di tengah masyarakat Katolik setempat.

Pelantikan dalam Nuansa Sakral Misa Minggu

Dalam homili dan pengantar pelantikan, RD. Ponsio Ongirwalu menegaskan pentingnya panggilan kaum bapak dalam karya pastoral. Ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik agar tidak sekadar menjadi simbol organisasi, melainkan teladan iman, tanggung jawab, dan pelayanan kasih bagi keluarga dan komunitas.

“Kaum Bapak Katolik dipanggil bukan hanya untuk hadir, tetapi untuk melayani. Jadilah pemimpin yang rendah hati dan pekerja di ladang Tuhan,” tegas RD. Ongirwalu.

Upacara pelantikan dilakukan secara khidmat di hadapan umat, dengan pembacaan naskah pelantikan, penandatanganan berita acara, dan pemberkatan oleh RD. Ongirwalu.
Seluruh pengurus kemudian menerima salib kecil sebagai lambang tanggung jawab dan dedikasi dalam pelayanan.

Makna Kaum Bapak Katolik dalam Kerasulan Awam

Kaum Bapak Katolik (KBK) merupakan salah satu kelompok kategorial resmi dalam struktur Keuskupan Amboina, sebagaimana ditetapkan dalam hasil MUSPASPAS Keuskupan Amboina Tahun 2024.

Kelompok ini wajib dibentuk di setiap paroki dan wilayah sebagai wadah pembinaan iman dan pelayanan sosial umat, khususnya dalam bidang kerasulan awam dan kehidupan keluarga Katolik.

Peran KBK diharapkan mampu menjadi penopang utama karya pastoral, mendukung para imam dan dewan paroki dalam mengembangkan iman umat, serta menghadirkan kesaksian hidup Kristiani yang nyata di tengah masyarakat.

Harapan dan Komitmen Bersama

Usai pelantikan, Bapak Benyamin Samangun selaku ketua terpilih menyampaikan tekad untuk menjalankan amanah pelayanan dengan semangat persaudaraan sejati.

Ia menegaskan bahwa periode kepengurusan 2025–2028 akan difokuskan pada pembinaan rohani, solidaritas sosial, dan pemberdayaan ekonomi umat Katolik di wilayah Kevikepan KKT–MBD.

“Kami berkomitmen menjadi rekan sekerja para imam dalam karya pastoral, dan menghadirkan kaum bapak yang tangguh, beriman, serta peduli,” ujar Samangun.

Simbol Kesetiaan dan Pengabdian

Acara pelantikan diakhiri dengan doa penutup dan nyanyian syukur, diikuti dengan foto bersama seluruh pengurus KBK Wilayah, para imam, dan umat paroki.
Wajah-wajah para bapak tampak berseri, mencerminkan semangat baru dalam menapaki perjalanan pelayanan tiga tahun ke depan.

Pelantikan ini bukan hanya seremoni, tetapi tanda nyata dari kesetiaan dan pengabdian umat Katolik di Kepulauan Tanimbar–Maluku Barat Daya yang terus tumbuh dalam kasih dan pelayanan kepada Tuhan serta sesama.