Secercah Cahaya Pendidikan di Ujung Asa : Lima Siswa MAN Kota Sawahlunto Terima Zakat dari UPZ Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat
Sawahlunto, 2 Oktober 2025 Di tengah sebuah peristiwa penuh makna terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto. Hari itu, bukan sekadar penyerahan zakat, melainkan momentum di mana nurani kemanusiaan dan nilai-nilai spiritual bertemu dalam bentuk nyata membantu sesama dalam diam yang penuh makna.
Lima siswa MAN Kota Sawahlunto, yang selama ini menyimpan cerita perjuangan dalam diam, menerima bantuan zakat dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto Syafrudin, yang hadir bukan hanya sebagai pejabat, tetapi sebagai pengemban amanah sosial dan penjaga asa generasi muda.
Turut mendampingi dalam acara yang hangat namun sarat haru itu adalah Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro dan Ketua Komite MAN Kota Sawahlunto. Ketiganya berdiri berdampingan, bukan hanya dalam fisik, tetapi juga dalam niat, dalam tekad membangun jembatan bagi anak-anak bangsa yang tengah meniti jalan pendidikan di tengah keterbatasan.
Bantuan tersebut bukanlah angka-angka semata. Ia adalah simbol. Ia adalah wujud cinta yang bersumber dari niat tulus para muzakki yang mempercayakan hartanya kepada UPZ Kemenag, agar bisa menjadi manfaat, menjadi pelita bagi mereka yang membutuhkan. Zakat yang diserahkan hari itu bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan harian para siswa penerima, tetapi juga menjadi peneguh semangat bahwa mereka tidak sendiri, bahwa dalam sunyi perjuangan mereka, ada tangan-tangan lembut yang menopang dan membimbing.
Kasi Penmad Kota Sawahlunto menyampaikan bahwa zakat bukan hanya ibadah individual, melainkan juga sarana membangun keadilan sosial. “Ini adalah wujud bahwa madrasah tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga nilai. Zakat ini adalah jembatan hati antara yang mampu dan yang membutuhkan,” ujar Syafrudin dengan nada teduh namun tegas.
Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro menambahkan bahwa bantuan ini menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. “Kami bersyukur dan berterima kasih kepada UPZ Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat. Bantuan ini menambah semangat anak-anak kami untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ucap Tuanku
Sementara Ketua Komite Madrasah menyampaikan harapan agar gerakan seperti ini terus berlanjut dan menjadi budaya yang tumbuh subur di lingkungan pendidikan. “Ini adalah teladan, ini adalah pendidikan dalam bentuk paling nyata,” katanya.
Kelima siswa yang menerima zakat tampak haru. Mata mereka berbinar, bukan hanya karena menerima bantuan, tetapi karena merasa dilihat, didengar, dan dihargai. Di balik senyum sederhana mereka, tersimpan semangat yang membara untuk melanjutkan langkah, sejauh apapun jalan yang terbentang.