SMA Negeri 1 Biak Gelar Lomba Nyanyi Solo dan Fashion Show: Wadah Ekspresi Bakat dan Prestasi Nonakademik Peserta Didik
Lapaoran Paulus Laratmase
–
Biak, Suara Anak Negeri News — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-43, SMA Negeri 1 Biak menggelar lomba Nyanyi Solo dan Fashion Show antar kelas. Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi ajang bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat dan menumbuhkan semangat berprestasi di bidang nonakademik. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menuju puncak perayaan HUT yang akan digelar pada tanggal 9 Oktober 2025.

Kepala SMA Negeri 1 Biak, Rudolf A. Randongkir, S.Sos, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan seni dan kreativitas seperti ini merupakan bagian penting dari pembinaan karakter peserta didik. “Seluruh peserta didik diharapkan berpartisipasi dalam semua mata lomba sebagai bentuk ekspresi diri dan peningkatan prestasi nonakademik melalui bakat serta talenta yang dimiliki,” ujarnya saat membuka acara secara resmi.
Menurutnya, ruang ekspresi seperti lomba nyanyi solo dan fashion show adalah cara terbaik untuk menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat kompetitif siswa. Ia menambahkan bahwa kreativitas peserta didik dalam kegiatan internal sekolah sering menjadi batu loncatan untuk prestasi di ajang eksternal. “Contohnya, seperti Raja Runaweri dan rekan-rekannya yang baru saja meraih penghargaan dalam ajang Bintang Radio beberapa hari lalu,” kata Randongkir.
Prestasi tersebut, lanjutnya, mencerminkan bahwa keterlibatan aktif dalam kegiatan sekolah dapat menjadi dasar kuat untuk bersaing di level yang lebih luas. “Ketika peserta didik terlibat dalam proses kreatif di sekolah, mereka bukan hanya belajar tentang seni, tapi juga belajar tentang kerja keras, disiplin, dan rasa percaya diri,” tegasnya. Ia berharap kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi positif di SMA Negeri 1 Biak.
Koordinator lomba Nyanyi Solo dan Fashion Show, Otniel Rumbekwan, S.Pd, menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. “Jumlah peserta mencapai 40 orang dari kelas X hingga XII, masing-masing tampil menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia,” tuturnya. Rumbekwan menambahkan bahwa para pemenang akan mendapatkan piagam penghargaan dan uang pembinaan untuk kategori Juara 1 hingga Juara 3, serta Juara Favorit.
Lomba Nyanyi Solo menampilkan beragam genre musik dan lagu yang telah ditetapkan oleh panitia.ny Sementara itu, pada sesi Fashion Show, suasana semakin semarak dengan penampilan para peserta yang mengenakan busana adat khas daerah mereka masing-masing, lengkap dengan atribut budaya yang memperkaya keindahan panggung. Penonton yang memadati halaman sekolah tampak memberikan tepuk tangan meriah di setiap penampilan.
Koordinator Juri Fashion Show, Asthi Setyorini Sipayung, S.Pd, ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa ini merupakan kali keduanya menjadi juri dalam ajang serupa di HUT SMANSA, yakni tahun 2024 dan 2025. “Kemeriahan tahun ini berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu. Pada tahun 2024 keterlibatan alumni lebih banyak, sementara tahun 2025 panitia lebih internal dengan dukungan eksternal yang kuat, baik secara finansial maupun partisipasi alumni. Namun hal itu tidak mengurangi makna ‘Syukur dalam kekompakan para guru dan siswa’ yang mewarnai HUT tahun ini,” ujarnya.
Sementara itu, dewan juri nyani tunggal dan fashion show terdiri dari para guru SMA Negeri 1 Biak yang memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam berbagai ajang seni di tingkat sekolah maupun luar sekolah. Dengan ketatnya penilaian, lomba ini tidak hanya mencari siapa yang terbaik, tetapi juga menumbuhkan semangat sportivitas dan kebersamaan antarsiswa.
Kegiatan ini diakhiri dengan pesan Kepala Sekolah agar seluruh siswa terus mengembangkan potensi diri di berbagai bidang, tidak hanya akademik tetapi juga seni dan budaya. “SMA Negeri 1 Biak harus menjadi rumah talenta yang melahirkan generasi berprestasi, berkarakter, dan mencintai budaya bangsa,” pungkas Rudolf Randongkir disambut tepuk tangan seluruh peserta dan guru yang hadir.