KAMIS 20/11/2025
Pekan Biasa XXXIII (H)
– 1 Makabe 2:15-29
– Lukas 19:41-44
Yesus Kristus pernah menangisi kota Yerusalem karena penduduknya tidak mau MENERIMA Dia, tidak mau MENDENGARKAN Dia dan bahkan MENOLAK Dia. Yesus menangisi kota Yerusalem karena sikap mereka itu akan membuat kota suci itu dikepung dan dihancurkan (baca: Lukas 19:41-44).
Saudari – saudara terkasih.
1). Hanya menerima Yesus, mendengarkan Dia dan mentaati Firman-Nya maka akan ada damai sejahtera di dalam hidup kita.
2). Sebaliknya, bila tak mau benar-benar mengimani-Nya, tak mau mendengarkan Firman-Nya dan tak mau mentaati-Nya; maka tidak akan ada damai sejahtera, yang ada ialah hidup penuh masalah dan kehancuran.
Dulu, akhir tahun 1960-an hingga sepanjang tahun 1970an, saya masih kanak-kanak, biasa bersama teman-teman membawa busur panah kecil masuk hutan rimba, memanah burung-burung hutan dan pulang ke rumah sambil nyanyi: “Oh Yerusalem, kota mulia, hatiku rindu ke sana.”
Kami tak tau Yerusalem itu ada di mana. Kami hanya mengkhayal bahwa di sana ada damai seperti kami di tengah hutan yang sunyi senyap, hati tenang, hanya ada sukacita karena selalu dapat hasil buruan untuk melanjutkan hidup. Oh, Yesus Sang Raja Damai, berilah kami damai-Mu di rumah kami. Amin.
P. Felix Amias MSC
Biara MSC Merauke
Propinsi Papua Selatan
Thursday, November 20, 2025