April 25, 2026

Pdt. Heberth S. Wahilaitwan: “Kekristenan Sejati Adalah Datang untuk Melihat Tuhan, Bukan Manusia”

Oleh: joko

Kebersamaan Jemaat GBI Milos Saumlaki dalam Ibadah Minggu: Saatnya Memurnikan Hati dan Pelayanan, Jemaat Didorong Miliki Motivasi Murni Mengikuti Tuhan, Doa, Pujian, dan Refleksi Iman dari Kepulauan Tanimbar

Pesan khotbah menekankan pentingnya motivasi yang benar dalam pelayanan dan iman yang murni kepada Tuhan, Ibadah Minggu diwarnai pujian syukur, refleksi iman, dan semangat kebersamaan jemaat, Gembala Sidang ajak jemaat melihat Tuhan sebagai pusat kehidupan, bukan simbol keagamaan semata.

http://suaraanaknegerinews.com | Hari Minggu, 12 Oktober 2025, suasana penuh damai dan sukacita melingkupi Gereja Bethel Indonesia (GBI) Miracle of the Lord in Solafide (MILOS) Saumlaki. Terletak di Jalan Ir. Soekarno, belakang Kantor Pengadilan Saumlaki, ibadah umum berlangsung khusyuk di tengah semangat kebersamaan umat Tuhan dari Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

Ibadah dipandu oleh Evangelis Haris Boritnaban, S.Th, yang dalam iringan pujian seperti Menikmati Kasih Anugerah-Mu, Saat Indahku Berhadapan dengan-Mu, dan Yesus Kekasih Jiwaku, jemaat larut dalam suasana penyembahan yang hangat dan menyentuh hati.

0-0x0-0-0-{}-0-0#

Doa yang Menghidupkan dan Pujian yang Menguatkan

Doa pembukaan dibawakan oleh Evangelis Ir. Pieter Batilmurik, yang mengajak seluruh jemaat untuk mengawali ibadah dengan sorak-sorai sukacita bagi Tuhan:

“Marilah kita bersorak-sorak bagi Tuhan, gunung batu keselamatan kita. Sebab Tuhan Allah besar, dan bumi serta langit adalah kepunyaan-Nya,” ujarnya penuh semangat.

Pujian dilanjutkan dengan lagu rohani bertema pengudusan: Kita Dipilih-Nya dan Dikuduskan-Nya, menggambarkan rasa syukur umat atas kasih dan pemilihan Tuhan dalam hidup mereka.

Khotbah: “Kekristenan Adalah Mereka yang Bekerja, Bukan yang Tidur”

Puncak ibadah diisi dengan firman Tuhan oleh Gembala Sidang GBI Milos Saumlaki, Pdt. Heberth S. Wahilaitwan, dengan tema khotbah “Keputusan dan Konsekuensi Iman”, yang diambil dari Keluaran 32:1–24.

Dalam khotbahnya, Pdt. Heberth menegaskan pentingnya memiliki motivasi yang murni dalam pelayanan dan kehidupan rohani: “Ketika motivasi kita salah dalam pelayanan, maka kita telah menjadikan hal lain sebagai berhala. Kekuasaan dan keuntungan tidak bisa menggantikan kebenaran Tuhan.”

Ia juga mengingatkan jemaat untuk memurnikan hati dan fokus pada Tuhan, bukan pada manusia atau simbol agama. “Kekristenan hari ini adalah mereka yang bekerja, bukan yang tidur. Kita datang ke gereja untuk melihat Tuhan, bukan manusia,” tegasnya.

Pdt. Heberth mengakhiri pesannya dengan doa agar setiap umat mampu menyelesaikan pergumulan batin dan memiliki iman yang teguh di hadapan Tuhan.

0-0x0-0-0-{}-0-0#

Persembahan dan Ucapan Syukur

Doa persembahan dipimpin oleh Evangelis Haris Boritnaban, S.Th, diiringi lagu Ku Berterima Kasih Yesus, Ku Mengasihi-Mu Yesus, dan Hanya Ini Tuhan Persembahanku. Suasana ibadah terasa lembut dan penuh penghayatan, menggambarkan rasa syukur jemaat atas kasih Tuhan yang memelihara.

Ibu Joice Jhulia Romroma, selaku Sekretaris Jemaat, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gembala Sidang dan seluruh jemaat atas partisipasi dan kesetiaan mereka. Ia juga menyampaikan informasi kegiatan gereja yang rutin dilaksanakan setiap minggu.

Agenda Gereja GBI Milos Saumlaki

  • Selasa: Menara doa pukul 19.00
  • Rabu: Ibadah WGBI
  • Kamis: Ibadah Komsel MBT pukul 19.00
  • Jumat & Senin: Latihan musik pukul 18.00
  • Sabtu: Doa puasa di rumah masing-masing, ditutup pukul 16.00 di gereja
  • Minggu depan: Sekolah Minggu dan latihan persiapan Minggu Raya

Ibu Joice juga mengimbau jemaat untuk terus berperan aktif mendukung pembangunan teras gereja, termasuk penyediaan konsumsi bagi para tukang bangunan.

0-0x0-0-0-{}-0-0#

Profil Singkat Para Pelayan dan Pengurus Gereja

1. Pdt. Heberth S. Wahilaitwan
Sebagai Gembala Sidang GBI Milos Saumlaki, beliau dikenal sebagai sosok yang tegas namun penuh kasih. Khotbahnya selalu menekankan kemurnian iman dan kehidupan yang berpusat pada Tuhan. Bersama istrinya, Ev. Annisa Lystia Andani Wahilaitwan, keduanya menjadi teladan dalam pelayanan dan kerendahan hati di tengah jemaat.

2. Ev. Haris Boritnaban, S.Th juga kerap memimpin ibadah dan memotivasi generasi muda agar aktif dalam pelayanan. Dikenal hangat dan komunikatif, ia selalu membawa suasana ibadah yang hidup dan menyentuh.

3. Ev. Ir. Pieter Batilmurik
Seorang pelayan Tuhan yang juga berlatar belakang teknik, Ev. Pieter dikenal dengan doa-doanya yang penuh kekuatan iman. Ia sering terlibat dalam pelayanan doa dan penginjilan.

4. Ibu Joice Jhulia Romroma
Selaku Sekretaris Jemaat, Ibu Joice berperan penting dalam administrasi dan komunikasi kegiatan gereja. Ia juga aktif mendukung pelayanan kaum wanita dan anak-anak.

5. Ibu Julia Fendjalang
Sebagai pelayan gereja dan bendahara, Ibu Julia dikenal teliti dan penuh tanggung jawab dalam mengelola keuangan serta membantu kelancaran kegiatan ibadah.

6. Pdt. Johan Batmomolin, S.Pd & Pdt. Daniel Batmanlussy
Keduanya adalah tokoh pendeta yang turut memperkuat jejaring pelayanan GBI di wilayah Tanimbar dan Aru. Pdt. Daniel juga dikenal melalui kontribusinya dalam bidang misi dan pendidikan rohani.

Penutup: Iman yang Murni, Hati yang Terarah

Ibadah ditutup dengan lagu Biarlah Api Injil Terus Menyala, disertai doa berkat dari Pdt. Heberth: “Tuhan menjaga keluar masukmu, memberikan kekuatan, kesehatan, dan damai sejahtera mulai hari ini sampai Maranatha.”

Lagu Bapa Terima Kasih mengiringi jemaat bersalaman, berjabat tangan, dan berfoto bersama dalam suasana sukacita.
Kegiatan hari itu ditutup dengan rapat evaluasi panitia pembangunan gereja, membahas kemajuan fisik dan rencana lanjutan pembangunan rumah Tuhan.

Refleksi

Ibadah Minggu di GBI Milos Saumlaki bukan sekadar rutinitas rohani, melainkan momentum untuk memperdalam hubungan dengan Tuhan dan sesama.
Pesan yang dibawa Gembala Sidang mengajak jemaat menilik hati: bahwa pelayanan sejati bukanlah tentang kemegahan, melainkan tentang kemurnian motivasi dan kesetiaan di hadapan Tuhan.