Perkuat Padang Kota Toleran, FKUB, Pemko, dan Kemenag Kota Padang Lakukan Kunjungan Muhibbah Ke Bumi Khatulistiwa
–
PONTIANAK, Dari ujung barat Sumatera hingga jantung Kalimantan, benang-benang silaturahmi ditenun dalam warna-warni kerukunan. Hari itu, Aula Kantor Wali Kota Pontianak menjadi saksi perjumpaan penuh kehangatan antara Pemerintah Kota Padang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang, dan Kementerian Agama Kota Padang, yang bersilaturahmi dan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pontianak beserta jajaran FKUB dan Kemenag setempat, Selasa.
Kunjungan muhibbah ini merupakan bagian dari rangkaian kerja FKUB Kota Padang ke Kalimantan Barat. Sebuah langkah nyata untuk memperkuat semangat toleransi lintas daerah dan menumbuhkan harmoni di tengah keberagaman.
Rombongan dari Kota Padang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, H. Edy Oktafiandi, Ketua FKUB Kota Padang, Prof. H. Salmadanis, serta Kepala Badan Kesbangpol, Tarmizi, bersama jajaran pengurus lainnya. Sambutan hangat diberikan oleh tuan rumah, Wali Kota Pontianak H. Edi Rusdi Kamtono, Ketua FKUB Kota Pontianak H. Abdul Syukur, Kasubbag TU Kemenag Pontianak Ruswandi, dan Kepala Badan Kesbangpol Ahmad Hasyim.
Dalam suasana yang akrab dan bersahabat, kedua pihak saling bertukar pandangan, pengalaman, dan strategi dalam membina kerukunan antarumat beragama. Diskusi mengalir dengan hangat, menyentuh substansi program-program sinergis antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, demi terciptanya ruang sosial yang damai, terbuka, dan saling menghormati.
Prof. H. Salmadanis, dalam pengantar dialognya, menegaskan pentingnya peran FKUB sebagai penjaga nilai-nilai kerukunan di tengah dinamika zaman. Ia menekankan bahwa tugas membangun harmoni tidak cukup hanya di atas kertas, namun harus diwujudkan melalui perjumpaan, kerja sama, dan keteladanan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Pontianak. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan ini adalah wujud dari semangat kebersamaan dan cita-cita luhur bangsa: menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sekat.
“Kita datang bukan hanya membawa nama daerah, tetapi juga semangat persaudaraan dan harapan agar Indonesia tetap menjadi rumah besar yang aman bagi semua,” ungkap Maigus dengan penuh haru.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyambut baik kunjungan ini dan menyampaikan harapannya agar silaturahmi semacam ini terus diperluas. “Inilah bentuk nyata Indonesia. Berbeda-beda, namun mampu duduk bersama, berdiskusi, dan bersatu demi kepentingan yang lebih besar: keutuhan bangsa dan keharmonisan masyarakat,” tegasnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi memaknai kunjungan muhibbah ini sebagai upaya memperkuat Kota Padang sebagai kota Toleransi agar terwujud harmoni antar sesama. ‘Hari ini kita melakukan kunjungan muhibbah, koordinasi dan studi koperarif ke ketiga Kota di kalimantan Barat. Bersama dalam beragam, bersatu dalam perbedaan, berkolaborasi antar agama dan etnis akan membuat hidip ini indah karena berbeda itu sudah jaminan kefitrahan dan tuntutan alam semesta,’ ujarnya.
Pertemuan ditutup dengan saling bertukar cendera mata dan foto bersama seolah menyulam simbol persaudaraan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Suasana hangat yang tercipta mencerminkan harapan bersama: bahwa perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dirayakan. Silaturahmi ini pun menjadi bukti nyata bahwa dari Ranah Minang hingga Bumi Khatulistiwa, Indonesia bisa tetap damai, rukun, dan kuat dalam pelukan toleransi. Kontributor : Dafril, Tuanku Bandaro