April 16, 2026

RAJUT UKHUWAH MENJELANG RAMADHAN: GTK DAN KOMITE MAN SAWAHLUNTO GELAR MAKAN BAJAMBA DAN DOA BERSAMA

IMG-20260214-WA0148

Sawahlunto, Suara Anak Negeri- Dalam semangat menyongsong bulan suci Ramadhan, keluarga besar MAN Kota Sawahlunto menggelar kegiatan Makan Bajamba dan Do’a Bersama di ruang kelas Smart Board, sebuah kegiatan yang sarat makna kebersamaan, budaya, dan religiusitas.

Acara ini diinisiasi oleh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bersama Komite MAN Sawahlunto dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antarwarga madrasah. Makan bajamba — tradisi makan bersama dalam satu talam khas Minangkabau — menjadi simbol nyata semangat gotong royong dan persaudaraan yang kental di lingkungan madrasah tersebut.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril, Tuanku Bandaro, Ketua dan Sekretaris Komite, unsur pimpinan, bendahara, serta seluruh GTK. Kekompakan tampak kala GTK perempuan bahu-membahu menyiapkan jamuan makan bajamba dengan penuh ketulusan dan ceria.

Suasana ruangan yang hangat berubah khidmat ketika Do’a bersama dipimpin oleh Muhammad Radhi, guru Biologi yang juga dikenal sebagai ustadz ternama di Sawahlunto. Lantunan doa memancar lembut, menghadirkan suasana haru dan syukur menuju bulan penuh berkah.

Kehangatan semakin terpancar ketika suguhan pidato adat dilantunkan secara berbalas pantun dan bahasa budaya oleh Sulyadi, guru SKI, bersama Salman, Sekretaris Komite, dan Nofri Hendra, Wakil Kepala Bidang Humas. Petatah-petitih adat itu mengalun indah, menyatukan nuansa tradisi dan pendidikan dalam satu napas kebersamaan.

Acara berlangsung Sabtu, 14 Februari 2026, bertempat di ruangan Smart Board, salah satu ikon modernisasi pembelajaran di MAN Kota Sawahlunto yang kini juga menjadi ruang pemersatu antara teknologi dan nilai-nilai kearifan lokal.

Momentum ini menjadi jembatan spiritual dan sosial untuk memperkuat sinergi antara GTK dan Komite dalam memajukan madrasah. Selain mempererat ukhuwah, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana menumbuhkan semangat persaudaraan yang sejalan dengan nilai-nilai Islam dan budaya Minangkabau.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah, Dafril Tuanku Bandaro menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menuturkan dengan nada haru:

“Kebersamaan hari ini bukan sekadar makan bajamba, tetapi cara kita merajut ukhuwah menuju keberkahan Ramadhan. Di tengah kesibukan, kita masih sempat berbagi senyum, doa, dan harapan bersama. Ini adalah cerminan madrasah yang hidup dengan nilai.”tutur Dafril yang kerap dipanggil Tuanku.

Lebih lanjut, Dafril berharap kegiatan semacam ini menjadi tradisi tahunan yang menumbuhkan rasa saling menghormati, memperkuat kerja sama antara GTK dan Komite, serta menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal dalam kehidupan madrasah sehari-hari.

“Rajut Ukhuwah Menjelang Ramadhan” bukan sekadar seremoni, melainkan perwujudan harmoni antara agama, budaya, dan pendidikan. Di ruangan yang sederhana namun sarat makna itu, MAN Sawahlunto menorehkan kisah tentang kebersamaan — di mana ilmu, adat, dan iman bertaut dalam satu jalinan indah menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.” ujar Dafril mengakhiri.

Kontributor : Nofri Hendra