April 19, 2026

RD Ponsianus Ongirwalu: Anak Panti Tidak Pernah Sendirian

Screenshot_20260409-061855

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Kehangatan kasih pastoral kembali terasa di tengah anak-anak Panti Asuhan Jansen Bhakti Luhur melalui pesan penuh penguatan yang disampaikan Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, Kamis (9/4/2026).

Dalam refleksi yang sarat makna dan menyentuh hati, RD Ponsianus mengajak anak-anak panti untuk menyadari bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri dalam hidup, sebab kasih Tuhan senantiasa hadir melalui banyak cara, termasuk melalui orang-orang yang ditempatkan Tuhan di sekitar mereka.

“Meski kehadiran fisik orang tua tidak nampak di depan mata, kalian tidak pernah benar-benar sendirian,” ujar RD Ponsianus.

Menurutnya, Tuhan tidak pernah membiarkan anak-anak-Nya berjalan tanpa arah.

Dalam setiap kekosongan, Tuhan menghadirkan tangan-tangan lain untuk memeluk, telinga untuk mendengar, serta hati untuk mengasihi.

“Kehadiran seorang gembala di tengah kalian hanyalah pengingat kecil bahwa Tuhan sungguh peduli kepada kalian,” lanjutnya.

RD Ponsianus juga menekankan bahwa doa-doa tulus dari anak-anak memiliki makna besar di hadapan Tuhan dan menjadi kekuatan tersendiri bagi para pelayan gereja.

“Doa seorang anak adalah musik yang paling indah di telinga Tuhan. Doa kalian adalah kekuatan bagi pastor dan cahaya yang menerangi langkah kita bersama,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa dalam pandangan Tuhan, setiap anak memiliki martabat dan nilai yang sangat berharga, terlepas dari kondisi hidup yang sedang mereka jalani.

Dalam pesannya, RD Ponsianus mengajak anak-anak panti untuk tidak larut dalam kesedihan akibat kehilangan atau keterbatasan yang mereka alami.

Menurutnya, setiap kehampaan dalam hidup dapat menjadi ruang bagi Tuhan untuk menghadirkan berkat yang baru.

“Jangan biarkan rasa sedih mencuri senyummu. Kehampaan itu seperti bejana kosong yang siap diisi dengan berkat baru dari Tuhan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa anak-anak panti merupakan bagian dari keluarga besar umat beriman yang akan terus berjalan bersama dalam kasih Kristus.

“Kita adalah satu tubuh dalam Kristus. Jika satu anggota merasa sakit, yang lain turut merasakannya. Jika kalian bahagia, maka hati pastor pun penuh sukacita,” ungkapnya.

Menutup refleksinya, RD Ponsianus menyampaikan pesan penguatan agar anak-anak tetap teguh menatap masa depan dengan iman dan keberanian.

“Jadilah anak-anak yang kuat. Masa depanmu tidak ditentukan oleh siapa yang tidak ada di sampingmu hari ini, tetapi oleh Tuhan yang selalu berjalan di depanmu untuk membukakan jalan,” pesannya.

Ia pun mendoakan agar semangat pelayanan Santo Vincensius serta kasih Bunda Maria senantiasa menaungi seluruh anak di Panti Asuhan Jansen Bhakti Luhur.

Suasana refleksi berlangsung hangat dan penuh haru, menjadi pengingat bahwa kehadiran seorang gembala bukan sekadar pemimpin rohani, tetapi juga wajah kasih Tuhan yang nyata bagi umat, terlebih bagi mereka yang membutuhkan penguatan dan pengharapan.(rls:wu/jk)