April 16, 2026

RD Ponsianus Ongirwalu Hadirkan Kasih Nyata bagi Umat

IMG-20260407-WA0015

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, 7 April 2026 – Pagi yang hening di halaman Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, dipenuhi nuansa haru dan syukur.

Usai perayaan Misa hari kedua Novena Santo Martinus, kasih yang biasanya terucap dalam doa, kali ini hadir dalam wujud nyata melalui kepedulian Pastor Paroki, RD Ponsianus Ongirwalu kepada umatnya.

Dalam kesederhanaan, berkat intensi dibagikan kepada umat sebagai tanda perhatian dan kebersamaan Gereja.

Bukan besarnya nilai yang menjadi ukuran, melainkan makna kehadiran yang menguatkan dan meneguhkan.

“Bukan tentang besar kecilnya, tetapi tentang perhatian dan kebersamaan kita sebagai satu keluarga dalam iman,” ungkap RD Ponsianus Ongirwalu dengan penuh keteduhan.

Di tengah suasana tersebut, anak-anak sekolah yang sejak pagi mengikuti misa tampak menerima berkat dengan wajah yang berubah dari lelah menjadi penuh sukacita.

Bantuan sederhana berupa uang transportasi menjadi penyemangat baru bagi mereka untuk melanjutkan aktivitas belajar.

“Terima kasih, Pastor. Bantuan ini sangat berarti bagi kami agar bisa sampai ke sekolah tepat waktu. Doa kami dalam Misa tadi menjadi penyemangat untuk belajar lebih giat hari ini,” tutur salah satu anak dengan penuh syukur.

Tidak hanya itu, para Suster dari PBHK dan ALMA yang hadir juga merasakan makna mendalam dari perhatian tersebut.

Bagi mereka, berkat yang diterima menjadi penguat dalam menjalankan panggilan pelayanan kemanusiaan.

“Kami merasa sangat didukung oleh komunitas paroki. Berkat ini akan kami salurkan kembali melalui pelayanan kami kepada sesama yang membutuhkan. Terima kasih atas perhatian Pastor Paroki,” ungkap mereka.

Di sisi lain, Mama Au, sosok sederhana yang setia menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah pastoran, menerima perhatian tersebut dengan kerendahan hati.

“Saya hanya menjalankan tugas kecil menjaga rumah Tuhan dan para pelayan-Nya. Menerima perhatian seperti ini membuat saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar HKY OLBA yang saling mengasihi,” ucapnya lirih.

Peristiwa sederhana ini menjadi gambaran nyata bahwa semangat Santo Martinus, yang dikenal karena kemurahan hatinya dalam berbagi, tetap hidup di tengah kehidupan umat.

Tindakan kecil yang dilakukan dengan ketulusan mampu menghadirkan dampak besar dalam kehidupan bersama.

“Semoga bantuan kecil ini menjadi pemantik semangat bagi kita semua untuk terus berbagi, sekecil apa pun yang kita miliki,” pesan RD Ponsianus Ongirwalu menutup kegiatan.

Dalam keheningan pagi di Olilit Barat, kasih itu mengalir tanpa banyak kata, menyentuh setiap hati, dan meneguhkan bahwa kebersamaan dalam iman adalah kekuatan yang terus menghidupkan harapan.(rls:wu/jk)