April 25, 2026

Refleksi Iman RD. Domincs Baldawins Masriat di UST Manila: Rendahkan Hati dan Jaga Kesucian Pikiran

Oleh : Joko

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, 13 Juni 2025 — Suasana hening menyelimuti Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina, pada Jumat pagi ini.

Di balik kesibukan sebagai Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, RD. Domincs Baldawins Masriat meluangkan waktu untuk menyapa umat lewat renungan harian bertajuk Sejenak Sabda, sebuah refleksi sederhana namun sarat makna bagi siapa saja yang merindukan kedalaman iman.

Dalam pesannya hari ini, yang bertepatan dengan Peringatan Wajib St. Antonius dari Padua, Imam dan Pujangga Gereja, RD. Domincs mengajak umat untuk kembali merenungkan dua hal penting dalam kehidupan rohani.

“Segala sesuatu yang kita lakukan dapat terlaksana dengan baik karena berkat penyelenggaraan Tuhan. Jangan pernah merasa lebih hebat dari orang lain,” ungkapnya penuh keteduhan.

Ia mengingatkan bahwa tanpa campur tangan Tuhan, segala rancangan manusia hanyalah sia-sia. Karenanya, sikap rendah hati harus menjadi pakaian rohani setiap orang beriman.

“Jika mau bermegah, hendaklah bermegah dalam kerendahan hati, sebab tanpa Tuhan, kita tidak dapat berbuat apa-apa,” tegasnya.

Pesan kedua RD. Domincs menyoroti pentingnya menjaga kemurnian hati dan pikiran. Ia menegaskan bahwa dosa bukan hanya lahir dari ucapan atau tindakan, melainkan juga dari benih-benih pikiran yang tak terlihat.

“Jika hati dan pikiran bersih, maka kata-kata dan perbuatan pun akan mencerminkan kesucian itu. Sebaliknya, jika hati penuh dengan hal negatif, tindakan dan perkataan kita pun tak luput dari cela,” jelasnya.

Dalam renungannya, ia mengutip pesan St. Antonius dari Padua: “Jangan berpaling ke kanan atau ke kiri, tetapi berjalanlah lurus ke depan sepanjang ‘jalan emas’. Hendaknya perhatianmu tetap kauarahkan pada Yerusalem surgawi, ke arah yang kautuju.”

Sebuah nasihat rohani untuk tetap fokus pada kehidupan kekal, tanpa tergoda oleh kenikmatan sesaat dunia.

Di akhir pesannya, RD. Domincs Baldawins Masriat menutup dengan doa sederhana, memohon curahan Roh Kudus agar umat Allah senantiasa hidup suci di hadapan Tuhan dan sesama.

“Ya Allah, curahkanlah Roh Kudus-Mu bagi kami agar kami senantiasa hidup suci di hadapan-Mu dan sesama kami, Salam kasih dan doaku dari Manila,” doanya penuh harap.

Melalui Sejenak Sabda ini, RD. Domincs tak hanya berbicara untuk umat di Manila, tetapi juga untuk mereka di tanah kelahirannya di Kepulauan Tanimbar dan seluruh umat yang rindu akan kedalaman relasi dengan Allah.