May 6, 2026

Renungan Pagi Pastor Pius: Menjadi Pribadi Setia di Tengah Godaan Dunia

Oleh : joko

Pastor Pius Heljanan Ingatkan Umat: “Jangan Ikuti Jalan Yudas, Pilihlah Kesetiaan”

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Rabu pagi, 9 Juli 2025 — Dalam suasana hening dan penuh kekhusyukan, Pastor Pius Heljanan, MSC, yang kini menjabat sebagai Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, menyampaikan renungan pagi kepada umatnya yang menyentuh batin dan mengandung pesan spiritual yang mendalam.

“Berperanlah Sebagai Pribadi Setia”

Dalam refleksinya yang diambil dari Injil Matius 10:1-7, Pastor Pius mengajak umat untuk tetap setia dalam menjalani hidup bersama, dengan tidak tergoda menyimpang dari jalan kasih dan kebenaran yang telah ditunjukkan oleh Tuhan.

“Janganlah kalian menyimpang ke jalan bangsa lain. Saudaraku, sejujurnya banyak anak Tuhan tidak setia mencintai Tuhan dan sesama,” ujar Pastor Pius membuka renungannya.

Ia menyoroti kenyataan bahwa banyak orang tergoda oleh tawaran dunia yang menggiurkan, hingga kehilangan arah dan mengkhianati kasih Tuhan, seperti yang dilakukan oleh Yudas Iskariot.

Godaan Tak Pernah Hilang, Tapi Jalan Kebenaran Selalu Terbuka

Lebih lanjut, Pastor Pius menegaskan bahwa komitmen untuk setia tidak mudah. Selalu ada peluang untuk keluar dari jalan yang benar, namun ia mengingatkan agar umat tidak tergoda.

“Tawaran menarik untuk keluar jalur terpampang lebar di hadapan setiap kita. Tapi Yesus memanggil murid-murid-Nya dan menunjukkan jalan yang harus dilalui. Jangan menyimpang ke jalan lain,” pesan beliau.

Ia mengajak umat agar mampu memainkan peran hidup mereka sesuai kehendak Tuhan: mencintai-Nya, mencintai sesama, dan setia menabur kebaikan demi mewujudkan Kerajaan Allah di tengah masyarakat.

Kesetiaan adalah Bentuk Nyata Iman

Pesan Pastor Pius bukan hanya menjadi perenungan personal, tetapi juga panggilan untuk membangun komunitas hidup bersama yang berlandaskan kasih, kesetiaan, dan pelayanan. Ia menyampaikan bahwa iman tanpa kesetiaan akan mudah goyah di tengah terpaan godaan dunia modern.

“Perankan dirimu sesuai yang Tuhan kehendaki: setia mencintai-Nya dan sesama serta setia menabur kebaikan demi perwujudan Kerajaan Allah dalam hidup bersama,” tutup Pastor Pius dalam renungan singkatnya.

Renungan yang Menguatkan Iman Umat Tanimbar

Kehadiran Pastor Pius di tengah umat di Lauran tidak hanya sebagai pemimpin rohani, tetapi juga sebagai sosok penuntun dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Tanimbar.

Pesan-pesan reflektif seperti ini menjadi pengingat akan pentingnya hidup dalam kesetiaan, terlebih di tengah dunia yang semakin kompleks.

Renungan tersebut diharapkan dapat menjadi pegangan dan inspirasi bagi seluruh umat Katolik, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, untuk tetap teguh dalam iman dan kasih.