Saat Misa Di Paroki HKY, Pastor Ponsianus Berikan Refleksi Iman Tentang Peran Ibu Dan Ayah Kepada Anak-Anak
Oleh : joko
–
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki_ HKY PUNG CARITA : BERBAGI KASIH untuk ANAK-ANAK HEBAT – Vikaris Episkopal wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kabupaten Maluku Barat Daya, RD Ponsianus Ongirwalu memberikan Refleksi iman di Masa Prapaskah tentang peran ibu dan ayah dalam kehidupan anak-anak dalam misa pagi di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus, Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Rabu (9/4/25).
Dalam Refleksi Iman ini Pastor mengurai tentang peran ibu dan ayah dalam kehidupan anak-anak dimana Ibu mencintai anak-anak dengan tulus dan tidak pernah berhenti, bahkan hingga akhir hayatnya dan memperkenalkan anak-anak ke dunia dan memberikan kehidupan.
Sedangkan peran Ayah mencintai anak-anak dengan cara yang berbeda, tidak selalu dengan ekspresi mata, tetapi dengan tindakan dan pengorbanan membawa kehidupan dan memberikan anak-anak arah dan tujuan.
“Orang yang mencintai kita hingga ia menutup mata adalah Ibu dan orang yang mencintai kita dengan tiada ekspresi mata adalah Ayah, Ibu memperkenalkan kita kepada dunia, dan Ayah membawa kehidupan kepada kita, Ibu menjaga supaya tidak lapar dan Ayah membuat kita tahu makna lapar, Ibu memberi kita kasih sayang dan Ayah memberi kita tanggung jawab, Ibu mengajarkan kita supaya tidak terjatuh dan Ayah mengajari kita bangun bila terjatuh, Ibu mengajarkan kita berjalan dan Ayah mengajarkan kita jalan hidup, Ibu mengajarkan kita melalui pengalamannya dan Ayah mengajarkan kita untuk mendapatkan pengalaman”. Ujar Pastor.
Selain itu Pastor mengingatkan jangan menunggu sampai ibu dan ayah tiada untuk menghargai kasih mereka tetapi tunjukkan kasih sayang dan penghargaan kepada ibu dan ayah selagi masih ada kesempatan.
“Selama Ibu dan Ayah masih hidup, kita harus mengasihi dan menghargai kasih Ibu dan Ayah yang dirasakan sejak kita dilahirkan dan terus-menerus sepanjang hidup kita, Kasih Ibu dan Ayah mungkin tidak selalu terlihat, tetapi dapat dirasakan lebih dalam ketika ayah dan Ibu sudah tiada”.ungkap Pastor.
Selanjutnya Pastor merefleksikan tentang pentingnya kehadiran anak-anak dan orang tua dalam rumah tangga karena rumah tidak akan berseri tanpa kehadiran anak-anak sebab mereka membawa kebahagiaan dan keceriaan.
Sebaliknya rumah akan lebih sunyi bila ibu dan ayah sudah tiada, karena mereka memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk keluarga.
Refleksi iman di Masa Prapaskah ini juga dapat menjadi kesempatan untuk berbagi kasih dan mengingatkan anak-anak selalu menghargai dan menyayangi orang tua Anak-anak dapat mengikuti contoh orang tua dalam menjalani hidup dan membangun keluarga yang harmonis.
“Rumah tidak akan berseri tanpa kehadiran Anak, tetapi rumah akan lebih sunyi bila IBU dan AYAH sudah tiada dan Di Masa Prapaskah ini sedikit berbagi bagi anak-anak Hebat yang selalu setia mengikuti misa, MAJU TERUS. Salve”.sahut Pastor mengakhiri. (jk)
Sumber : Kevikepan KKT-MBD