April 21, 2026

Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar Sambangi Nelayan, Gelar Bacarita Basudara Manise

Oleh: joko

Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar Bangun Silaturahmi dan Edukasi Keselamatan Nelayan, Tekankan Pentingnya Kamtibmas Laut

“Bacarita Basudara Manise” jadi pendekatan humanis Polair menjaga laut dan persaudaraan, Nelayan diingatkan pentingnya keselamatan, kelayakan kapal, hingga kewaspadaan hukum.

Polisi Menyapa, Nelayan Mendengar

http://suaraanaknegerinews.com | Suasana akrab terlihat di Pelabuhan Pasar Omele, Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Minggu (31/8/2025). Personel Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Kepulauan Tanimbar tampak berbincang santai dengan warga yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan.

Kegiatan yang dikenal dengan sebutan Bacarita Basudara Manise ini menjadi sarana untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat pesisir sekaligus menyampaikan pesan penting terkait keamanan dan keselamatan di laut.

Pesan Kapolres Lewat Sat Polair

Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kasat Polair Ipda Reimal F. Patty, menegaskan bahwa giat rutin ini bukan sekadar imbauan, melainkan bentuk pembinaan dan bimbingan agar hubungan antara Polri dan masyarakat tetap hangat.

“Selain memberikan edukasi dan imbauan, kegiatan ini juga menjadi sarana kami untuk terus menjalin silaturahmi. Dengan cara ini, kondusifitas bisa tercipta, dan masyarakat pun merasa terayomi,” ujar Ipda Reimal.

Edukasi Keselamatan Melaut

Dalam pertemuan itu, polisi mengingatkan para nelayan agar selalu memperhatikan kelayakan kapal motor, kapasitas muatan, serta melengkapi diri dengan alat keselamatan seperti life jacket. Mereka juga diminta untuk memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, demi menghindari kecelakaan di laut.

Tidak hanya itu, pesan moral juga ditegaskan: nelayan diingatkan untuk tidak membawa barang terlarang seperti narkotika, minuman keras, maupun barang ilegal lainnya. Mereka juga ditekankan agar tidak menggunakan bahan peledak sebagai alat penangkap ikan, karena hal tersebut merupakan pelanggaran pidana sekaligus membahayakan ekosistem laut.

Waspada Isu dan Provokasi

Di tengah percakapan hangat, polisi juga menyinggung soal isu-isu yang berkembang di masyarakat maupun media sosial. Nelayan diminta untuk lebih waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang bisa menimbulkan kericuhan hingga memecah belah persatuan warga Tanimbar.

Menjaga Laut, Menjaga Persaudaraan

Lewat kegiatan sederhana namun sarat makna ini, Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar berharap masyarakat pesisir semakin sadar akan pentingnya menjaga keselamatan diri sekaligus keamanan laut.

Kehadiran polisi yang menyapa dengan cara humanis melalui Bacarita Basudara Manise menjadi pengingat bahwa laut bukan hanya sumber penghidupan, tetapi juga ruang kebersamaan yang harus dijaga bersama.

“Tujuannya jelas, agar masyarakat semakin peduli terhadap keselamatan dan ikut mencegah timbulnya gangguan kamtibmas di laut.

Dengan begitu, kita bisa menjaga keamanan sekaligus memperkuat persaudaraan di Kepulauan Tanimbar,” pungkas Ipda Reimal.

#humaspolreskeptanimbar