April 21, 2026
Syukur di Balik Pinus, Jawa Indonesia

Yusuf Achmad

Pinus berjejer jauh di sana, ingatan merayap tegak bengkok. Cabang demi cabang, hijau berubah jingga, menghimpit waktu. Pucuk menggapai langit, merangkul cerita sewarna waktu.

Di puncak kulihat jalan yang sudah kutapaki. Namun mendaki pinusmu tak semudah langkah di tanah coklat. Duri, batu, dan bongkahan besar menghadang langkahku. Tak sebanding dengan pinus kuning kemilau indahmu.

Aku kecil, lebih kecil dari semut hitam di puncak itu. Warnaku pudar di mata tunas pinus. Meski langkah semut tak mampu menyaingi langkaku. Aku tetap tak setara dengan butiran tanah atau seserat daun pinus mungil.
“Inilah terima kasih dan baktiku,” kata mereka. Seperti apresiasi kasihku padamu.

Dam Londo, Trawas, 25 – 10 – 2024