Siapa Yang Menyangkal Anak, Maka Ia Menyangkal Bapa
JUMAT 2/1/2025
Pw S. Basilius Agung dan
Gregorius dr Nazianze,
Uskup dan Pujangga Gereja (P)
– 1Yohanes 2:22-28
– Yohanes 1:19-28
Barangsiapa menyangkal bahwa Yesus itu Kristus maka dia seorang pendusta. Barangsiapa menyangkal Anak maka dia menyangkal Bapa. Barangsiapa menyangkal baik Bapa maupun Anak maka dia itu antikristus (baca 1 Yohanes 2:22).
Seperti kehidupan manusia di mana hubungan antara bapa dan anak tak dapat dipisahkan, demikian pula hubungan antara Allah Bapa dan Putera-Nya. Kata PUTERA itu bukan berarti Allah melahirkan seperti pikiran duniawi tetapi lebih dalam arti BERASAL DARI Allah.
Apa jaminan untuk percaya bahwa Allah Bapa dan Yesus Kristus itu satu dan tak dapat dipisahkan? Jaminannya ialah KEPASTIAN HIDUP KEKAL. Apa yang dikehendaki Allah, yaitu hidup kekal dan itulah yang diteladankan Yesus bagaimana caranya masuk dalam hidup kekal. Yesus tidak mengajarkan ajaran-Nya sendiri melainkan melakukan kehendak Allah Bapa.
Yohanes Pembaptis pun bersaksi bahwa Yesus adalah Firman Allah yang menjadi manusia, sehingga membuka tali kasut-Nya pun aku tak layak. Artinya Yohanes Pembaptis tidak menyangkal bahwa Bapa (Allah) dan Anak (Yesus Kristus) adalah satu, tak dapat dipisahkan. Firman dan pemilik Firman dan dapat dipisahkan.
Saudari – saudara terkasih. Semoga hari ini kita lebih suka percaya bahwa Yesus adalah Firman Allah yang menjadi manusia, karena Yesus tidak mewartakan diri-Nya sendiri melainkan mewartakan kehendak Allah, yaitu HIDUP KEKAL. Kita lebih suka mengikuti teladan hidup dan ajaran Yesus seperti dalam Alkitab, supaya kita masuk surga dengan sadar penuh, bukan masuk surga “kira-kira” yang tak jelas. Tuhan memberkatimu hari ini. Amin.
P. Felix Amias MSC
KAROMBASAN – Minahasa
Manado – Sulawesi Utara
Friday, January 2, 2025