April 18, 2026

Sumbar Pecahkan Rekor Literasi! Gubernur Mahyeldi Dukung Penuh Festival Pantun ASEAN 2026

eka2

Laporan Paulus Laratmase

​PADANG –8 Februari 2026- Kekuatan budaya literasi di Sumatera Barat (Sumbar) kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Pantun ASEAN 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 3-4 April mendatang.

​Dukungan tersebut disampaikan langsung saat Gubernur menerima kunjungan audiensi dari empat pengurus inti panitia pelaksana di Istana Gubernur. Keempat srikandi penggerak literasi tersebut adalah Eka Teresia, S.Pd., M.M., Patra Rina Dewi, S.Si., M.Sc., Ita Desnatalia, M.Pd., dan Marnetti yuniengsih B, M.Pd
​Kehadiran keempat tokoh wanita ini bukan sekadar koordinasi formal. Mereka menegaskan komitmen kolektif yang tak tergoyahkan untuk terus mengawal dan memajukan literasi di Ranah Minang. Bagi mereka, literasi bukan sekadar kecakapan membaca dan menulis, melainkan napas peradaban yang harus terus diperjuangkan demi melahirkan generasi Sumbar yang cerdas dan berbudaya di kancah global.

​Dominasi Sumbar dalam Literasi ASEAN

​Dalam pertemuan hangat tersebut, panitia melaporkan antusiasme luar biasa dari para pegiat sastra. Tercatat sebanyak 3.162 peserta dari empat negara—Brunei Darussalam, Singapura, Malaysia, dan Indonesia—telah mengirimkan naskah pantun mereka.
​”Dari total peserta tersebut, Indonesia mendominasi, dan Sumatera Barat berhasil menduduki posisi pertama dalam literasi pantun dengan lebih dari 1.500 peserta. Ini adalah bukti nyata bahwa budaya pantun di Ranah Minang tetap lestari dan tidak hilang ditelan zaman,” ujar perwakilan panitia di hadapan Gubernur.

​Rangkaian Acara Spektakuler

​Puncak festival ini akan dimulai pada 3 April 2026 di Auditorium Gubernur Sumbar. Agenda utama meliputi:
1.​Peluncuran 20 jilid buku pantun.
2.​Pengumuman pemenang lomba Pantun dengan total hadiah Rp 15.000.000.
3.​Gala Dinner dan Malam Anugerah yang akan memberikan penghargaan kepada Sekolah Penggerak Pantun ASEAN, Duta Literasi, hingga pemenang lomba puisi.

​Suasana malam anugerah dipastikan meriah dengan suguhan musik dan tari tradisional Sumbar, serta atraksi berbalas pantun. Panitia juga secara khusus meminta kesediaan Gubernur Mahyeldi untuk memberikan kata sambutan sebagai bentuk dukungan moril bagi para penggiat literasi.

Mempromosikan Wisata Lewat Tulisan

​Tak berhenti pada seremonial, pada 4 April 2026, tamu dari mancanegara dan luar provinsi akan diajak dalam agenda Jelajah Literasi. Program ini dirancang untuk memperkenalkan potensi wisata unggulan Sumatera Barat kepada dunia melalui kacamata para penulis dan sastrawan.

​”Kami sangat bahagia dan berterima kasih atas sambutan hangat Bapak Gubernur. Semoga dengan dukungan semua pihak, Sumbar benar-benar menjadi provinsi yang literat dan unggul di tingkat ASEAN,” tambah panitia sebelum menutup audiensi dengan sesi foto bersama. (*)