Terjebak di Puncak
Resensi Buku
Judul: Terjebak di Puncak
(Catatan 244 Hari Menjadi Istri PJ Gubernur Lampung)
Penulis:
Maidawati Retnoningsih
Neny Suswati
Samsudin
Penerbit:
AURA
- Anugrah Utama Raharja
Anggota IKAPI
No.003/LPU/2013
Cetakan: Februari 2025
Tebal buku: xx+ 424 Halaman
Terjebak di Puncak karya tiga orang penulis Maidawati Retnoningsih, Neny Suswati, dan Samsudin. Buku ini memaparkan catatan 244 hari menjadi istri PJ Gubernur Lampung mulai tanggal 18 Juni 2024.
Pada kata Dedikasi, buku ini didedikasikan untuk Allah, orang-orang tercinta, masyarakat Lampung, dan siapapun yang mendapatkan manfaat dari buku ini.
“Dengan ketenangan, kita bisa melihat solusi dari setiap masalah”. Bagaimana rasanya terjebak di puncak sukses? Kata hikmah dan pertanyaaa ini mengawali isi pada Kata Pengantar Penulis.
Maidawati Retnoningsih mengatakan, pada umumnya orang terjebak, saya pun merasakan kecamuk perasaan takut, cemas, khawatir, tidak percaya diri, hampir frustasi, dan lain-lain. Hal pertama yang menjadi penyebabnya adalah perasaan berpindah alam.
“Selama ini, sebagai istri Pegawai Negeri Sipil (PNS) harus menjaga netralitas dalam dunia perpolitikan, kini harus duduk di posisi yang oleh dunia politik diperebutkan”, ujar Meida.
Tak hanya itu, Meida menambahkan, saat orang-orang terdekat memberikan ucapan selamat, saya sadar bahwa ini adalah karunia Allah yang harus disyukuri dan yakin. Amanah yang Dia berikan, disertakan juga kemampuan untuk mengembannya, pungkas Meida.
“Dimana bumi dipijak, di situ langit di junjung”, pepatah ini mengawali kata Kontribusi. Neny Suswati mengungkapkan, selain berusaha menjadi warga yang baik, sudah lama saya berkeinginan berkontribusi untuk kemajuan Lampung
Menurut Neny, kemampuan menulis, selain kiprah sebagai pendidik yang sudah saya jalani puluhan tahun. Beberapa buku yang sudah saya tulis semua diniatkan untuk menginspirasi kebaikan. Namun belum ada yang spesifik tentang Lampung. “Majulah Lampung, Jayalah Indonesia”, tutup Neny penuh semangat.
Navigator handal, dua kata yang disematkan PJ Gubernur Samsudin. “Bagi saya, Maidawati adalah istri yang sangat berdedikasi dan bertanggung jawab dalam perannya mendampingi suami. Dia memahami dengan baik bagaimana mendukung tugas suaminya sebagai PJ Gubernur, sekaligus menyeimbangkan perannya sebagai istri dan pemimpin di berbagai organisasi yang diembannya”, urai Samsudin.
Selain itu, keberhasilannya dalam mengelola peran ganda ini membuat saya merasa sangat bersyukur diberkati istri dengan kecakapan serta kemampuan luar biasa. Keterampilannya dalam menavigasi peran pribadi dan profesional merupakan aset berharga yang memberikan dampak positif, baik bagi kehidupannya sendiri maupun bagi masyarakat di Provinsi Lampung, tandas Samsudin.
Buku dengan keterangan gambar beberapa aktivitas Maidawati Retnoningsih membuat pembaca penasaran tentang kegiatan keseharian istri Pj. Gubernur Lampung selama 244 hari. (Arsiya Oganara)