May 10, 2026

Waropen Rayakan HUT ke-22: Momentum Refleksi dan Komitmen Menuju Daerah yang Maju, Mandiri dan Sejahtera

Laporan Nelson Wayoi

Waropen, 2 Mei 2025Suara Anak Negeri News.Com,– Dalam suasana penuh syukur dan kebahagiaan, Pemerintah Kabupaten Waropen menggelar Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Waropen ke-22 yang dirangkaikan dengan Hari Pendidikan Nasional, bertempat di Lapangan Upacara Elias Paprindey, Waren. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengenang sejarah perjuangan para pendiri dan meneguhkan kembali komitmen bersama dalam melanjutkan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat Waropen.

Dalam pidatonya, Bupati Waropen Drs. F.X. Mote, M.Si menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya. Ia mengingatkan bahwa sejak Waropen resmi berdiri sebagai daerah otonom pada tanggal 1 Mei 2003 berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002, daerah ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan di berbagai sektor pembangunan.

“Selama 22 tahun, banyak capaian yang telah diraih, baik dalam aspek pelayanan pemerintahan maupun pelayanan langsung kepada masyarakat,” ungkap Bupati Mote. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melupakan perjuangan para leluhur yang telah membangun fondasi awal Waropen dan memperjuangkan pemekaran daerah demi memperpendek rentang kendali pemerintahan dan membuka lebih banyak peluang kerja serta ruang pembangunan di berbagai sektor.

Dengan mengusung tema “Waropen Maju, Berdaya Saing Menuju Perubahan”, peringatan HUT ke-22 ini menjadi momentum strategis untuk mengingatkan semua elemen masyarakat bahwa keberhasilan yang dirasakan hari ini tidak lepas dari kerja keras para pendahulu. “Tugas kita adalah melanjutkan perjuangan mereka agar Waropen menjadi daerah yang semakin maju, mandiri dan sejahtera,” tegas Bupati.

Bupati dan Wakil Bupati Waropen, Yoel Boari, menegaskan komitmen mereka terhadap visi pemerintahan saat ini, yakni “Mewujudkan Waropen Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan Menuju Perubahan yang Lebih Baik.” Dalam rangka mewujudkan visi tersebut, pemerintahan saat ini telah menetapkan enam misi strategis yang menjadi pedoman arah pembangunan lima tahun ke depan.

Pertama, Pemerintah Kabupaten Waropen bertekad untuk meningkatkan pelayanan publik yang prima dengan menekankan prinsip kecepatan, kepastian, efisiensi biaya, transparansi, keadilan, dan kepuasan masyarakat. Reformasi birokrasi akan terus dilakukan untuk memastikan setiap warga mendapatkan layanan yang mudah dan bermutu tanpa diskriminasi.

Kedua, pembangunan manusia menjadi prioritas utama. Pemerintah akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, agar generasi muda Waropen menjadi produktif, berkualitas, dan memiliki kepribadian yang siap bersaing dalam dunia kerja.

Ketiga, pengembangan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, dan layanan kesehatan akan terus ditingkatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung. Selain itu, pendekatan pembangunan akan diarahkan untuk meningkatkan sistem layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang lebih inovatif, kreatif, dan maju.

Keempat, Pemerintah Kabupaten Waropen juga fokus pada transformasi ekonomi lokal dengan membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi sumber daya lokal. Ini mencakup dukungan terhadap sektor pertanian, perikanan, kehutanan, serta pengembangan wirausaha lokal, khususnya pengusaha muda Papua dari Waropen agar dapat berkontribusi aktif dalam kegiatan pembangunan fisik maupun non-fisik.

Kelima, keberlanjutan lingkungan hidup menjadi agenda penting. Pemerintah berkomitmen menjaga ekosistem, menanggulangi pencemaran dan pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, serta memitigasi bencana alam dan banjir dengan pendekatan yang berkelanjutan dan berbasis komunitas.

Keenam, dalam rangka menciptakan pemerintahan yang bersih, Bupati menekankan pentingnya supremasi hukum, menjunjung tinggi prinsip keadilan, serta menjamin keamanan masyarakat. Pemerintah bertekad mewujudkan tata kelola yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta membangun budaya integritas di kalangan aparatur sipil negara.

Bupati Mote juga menyampaikan bahwa pemerintahan yang transparan dan akuntabel akan menjadi dasar dalam pengelolaan keuangan daerah. Setiap rupiah dari APBD harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan masyarakat, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu. Ia menegaskan bahwa prinsip good governance harus menjadi landasan utama dalam seluruh aspek tata kelola pemerintahan.

“Kami berkomitmen untuk menata kembali Kabupaten Waropen melalui reformasi birokrasi, penguatan tata kelola keuangan, dan peningkatan pelayanan publik. Ini bukan hanya slogan, tetapi semangat nyata untuk menghadirkan pemerintahan yang melayani dan berpihak kepada rakyat,” ujar Bupati dengan penuh keyakinan.

Ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari DPRD, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, perempuan, hingga dunia usaha dan akademisi untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun Waropen. Hanya dengan kebersamaan dan kerja kolektif, visi besar Kabupaten Waropen dapat terwujud secara berkelanjutan.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Waropen ke-22 ini bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi menjadi titik refleksi atas pencapaian yang telah diraih dan komitmen untuk melangkah lebih jauh ke depan. Pemerintah dan masyarakat Waropen bertekad menjadikan momen ini sebagai landasan untuk terus bergerak maju, mewujudkan perubahan yang nyata demi masa depan Waropen yang lebih baik dan lebih sejahtera.

Editor: Paulus Laratmase