Laporan: Tb Mhd Arief Hendrawan
–
Padang, Suaraanaknegerinews.com,- Banjir besar masih melanda Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Dampaknya, lebih dari seribu warga mengungsi ke lokasi aman. Banjir terjadi akibat hujan deras tanpa henti sejak Minggu (23/11/2025).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Emri Nurman, mengatakan air belum surut karena intensitas hujan masih tinggi.
“Warga terdampak sudah dievakuasi untuk menghindari risiko lebih besar,” katanya, Rabu (26/11/2025).
Selain banjir, beberapa bencana ikut terjadi di wilayah tersebut. Emri menyebut longsor dan jalan terban juga menghambat akses masyarakat dan kendaraan.
Salah satu titik jalan amblas berada di depan RSUD menuju Kantor Polres Padang Pariaman. “Kerusakan jalan di lokasi itu membuat jalur tidak bisa lagi dilalui,” ucapnya.
Banjir di Kabupaten Padang Pariaman dipicu meluapnya empat sungai utama, yakni Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Lubuak, dan Batang Kamumuan. Luapan membanjiri 14 Nagari di tujuh Kecamatan.
Data sementara mencatat 608 rumah terendam, 1.824 jiwa mengungsi, serta kerusakan pada jembatan, irigasi, bendungan, sekolah, dan 108,5 hektare lahan pertanian.
Menyikapi banjir yang terjadi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman telah mengeluarkan ​status tanggap darurat selama 14 hari. Tanggap darurat berlaku mulai 23 November sampai 6 Desember 2025.