CANGKIR BENING DI MATAMU
Oleh: Anto Narasoma
–
Ditatapnya gelas itu
seperti ia memandang ruang seluas negerinya
dari jutaan kisah dalam arena pertempuran
dari asap mesiu
dan ribuan nyawa
yang terkulai di tanah,
tak mampu lagi bicara setelah pengorbanannya tewas sedalam doa terakhir
o, begitu keras perjuangan tatkala merebut kekuasaan
dari jaring-jaring penindasan yang lama membawa sebilah pedang
kini, kisah itu
berangkat dengan pesawat yang menebarkan berkas banjir bandang di sumatra
maka,
ditatapnya sekali lagi
cairan minuman grand marnier yang bergolak menghadirkan wajah-wajah koruptor
di matamu
sebab,
cangkir bening
yang ramping dalam kecupan bibirmu; membuat suaramu senyap setelah kemerdekaan negeri ini dipenuhi pejabat berhati perampok !
Palembang
20 Januari 2026