April 18, 2026

Dari Kebun ke Kilang, Petani Tradisional Naik Kelas Jadi Supplier Energi di Tanimbar

Oleh : Joko
Penulis : TB

http://suaraanaknegerinews.com | Tanimbar – PT Inpex dan Destructiv Fishing Watc (DFW) mengubah nasib 30 petani lokal menjadi calon mitra strategis melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petani Hortikultura di Desa Bomaki, Kamis (23/5/2025).

Program ini jadi batu loncatan bagi warga Bomaki, Lermatan, dan Latdalam untuk mendapatkan ilmu yang nantinya bermanfaat dalam pengembangan pertanian di waktu mendatang.

Empat pakar dari Dinas Pertanian setempat hadir sebagai narasumber, membahas, Manajemen Usaha Tani meliputi Teknik Perencanaan dan Pengelolaan Lahan secara Efektf, Pengendalian Hama Terpadu meliputi solusi mengatasi penyakit tanaman dan gulma, Teknik Budidaya Hortikultura, dan Strategi Pemasaran Modern yang meliputi Peningkatan Nilai Jual Produk di Pasar Kompetitif.

“Dulu cuma tanam seadanya, sekarang kami paham standar kualitas untuk supply ke perusahaan besar nantinya,” kata Markus, peserta dari Latdalam.

Menurut James Mosse, perwakilan Tim Communication & Relations Inpex mengatakan,
“Program ini diharapkan meningkatkan kapasitas petani agar ke depan saat Blok Masela beroperasi, mereka dapat bermitra.”

Yeremias Tinglioy (Pemateri) juga menegaskan,
“Produk lokal punya potensi besar. Dengan teknik tepat, suatu saat bisa bersaing secara modern dan produktif.”

“Tidak ada lagi cerita hasil panen murah. Sekarang kami tahu nilai sebenarnya dari keringat kami,” kata Maria, Petani Muda Bomaki.

Program Social Investment Inpex 2024-2026 merupakan bagian dari komitmen PT. Inpex dalam memberdayakan masyarakat di area operasionalnya.

Fokus utamanya pada pengembangan kapasitas SDM lokal, peningkatan ekonomi berkelanjutan dan penciptaan kemitraan strategis dengan masyarakat.