April 17, 2026

Yusufachmad Bilintention

“Dunia Katak Nyamplungan” bukan sekadar puisi tentang binatang, melainkan tentang keberanian untuk mencintai tanpa syarat, tentang dunia imaji yang bebas dari stigma, dan tentang suara kecil yang berani melompat dari lumpur menuju cahaya.

Dunia Katak Nyamplungan

Aku adalah katak dari tanah liat Nyamplungan,
Bermain dengan anjing, serigala, dan babi tanpa beban.
Tak gentar pada ujar manusia yang menyebut mereka najis dan haram,
Teman-temanku: anjing kain perca, serigala kayu, dan babi tenggelam.

Bersama mereka aku menjelajah dunia imaji,
Maukah kau mendengarkan? Maukah kau mengerti?
Maukah kau bersahabat, meski hanya sepatah kata?
Kulihat anjing termahal di dunia, serigala dan babi berkalung permata.

Aku memandang mereka sebagai sahabat sejati penuh cinta,
Namun kau menyebut mereka kotor, najis tanpa cela.
Anjing, serigala, babi—binatang terlarang di Nyamplungan,
Aku melompat, berbicara dari hati penuh harapan.

“Mengapa kau hindari temanku? Apakah ia tak lebih suci?
Pelacur yang memberi minum anjing masuk surga tanpa rugi.”
Apa kau ingin tahu lebih lanjut? Dengarlah kataku:
Ya, aku mencintai teman-teman mainan itu dengan hati terbuka.

Aku adalah katak yang mencintai mereka dengan tulus,
Hidup bersama dalam dunia bebas, tanpa syarat yang rumit dan lusuh.
Di jagat semesta yang luas, aku merenung dengan jiwa terbuka,
Menjaga cinta dan persahabatan, tak peduli kata dunia yang sering salah.

Surabaya, 18 April 2024

Puisi ini dibacakan oleh Choirul Wadud, sastrawan dari Jawa Timur, dalam sebuah rekaman yang penuh penghayatan. Suaranya membawa kita menyelami dunia Nyamplungan, tempat katak tanah liat berbicara tentang cinta dan persahabatan yang tak terikat norma.

Melalui puisi ini, penulis mengajak kita untuk membuka hati dan pikiran terhadap makna persahabatan yang tak biasa. Dunia Nyamplungan adalah metafora tentang keberanian mencintai tanpa batas, tentang menerima yang berbeda, dan tentang menolak stigma yang diwariskan tanpa pemahaman.

Semoga puisi ini menjadi suara kecil yang menggugah, menginspirasi, dan membuka ruang dialog tentang cinta, kebebasan, dan kemanusiaan.

Untuk Puisi atau cerpen dan tulisan lainnya bisa juga dibaca: https://yusufachmad-bilintention.blogspot.com

untuk vidio bisa dibuka: https://www.youtube.com/watch?v=z4hYvn7eusI