May 7, 2026

HUKUM ITU UNTUK KEBAIKAN BERSAMA

JUMAT 31/10/2025
Pekan Biasa XXX (H)
– Roma 9:1-5
– Lukas 14:1-6

Tuhan memilih umat-Nya & memberikan hukum sebagai pedoman hidup teratur, bermartabat & selamat. Tetapi mereka lebih suka mengikuti kemauan sendiri, sehingga menimbulkan kesusahan dalam hidup.

Saudari – saudara terkasih.
1). Yesus menyembuhkan seorang yang sakit busung air pada hari Sabat, bukan Yesus mau melawan Sabat, tetapi mau mengatakan bahwa Sabat itu untuk kebaikan manusia.

2). Hukum untuk manusia, bukan manusia untuk hukum. Hukum itu ALAT pengontrol perilaku manusia supaya menjadi lebih beradab. Hukum harus berguna bagi semua orang, bukan untuk segelintir orang (seperti orang Farisi).

3). Bila iman jelas, firman Tuhan jelas, perintah jelas, contoh teladan dari Yesus jelas; maka mengapa menyusahkan diri & menyusahkan orang lain dengan pikiran & kemauan sendiri?

4). Kalau sudah rasa bahwa apa yang dibuat itu memimbulkan kesusahan, ya mengapa terus bertahan dalam kesusahan itu?

Ikut saja apa yang difirmankan & diteladankan Yesus, maka hidupmu akan BAIK-BAIK saja. Tetapi bila ikut suka-suka sendiri, maka hidupmu (dan orang lain) akan TIDAK BAIK-BAIK saja. Semoga Tuhan menolong. Amin.

P. Felix Amias MSC
Biara MSC Merauke
Propinsi Papua Selatan
Friday, October 31, 2025