Kapolres Kepulauan Tanimbar Apresiasi Pemuka Agama dalam Program Pembinaan Rohani Personel Polri
Oleh : Johanis Kopong
Empat Tokoh Agama Terima Penghargaan dari Kapolres Tanimbar atas Peran dalam Pembinaan Rohani
Tanimbar Selatan, Maluku — Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Umar Wijaya, S.I.K., M.H., memberikan penghargaan kepada empat Pemuka Agama yang telah berkontribusi aktif dalam mendukung program Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel Polres Kepulauan Tanimbar.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres usai pelaksanaan upacara dan syukuran Hari Bhayangkara yang berlangsung di Lapangan Mandwriak, Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, pada Selasa (1/7/25).
Menguatkan Karakter Melalui Spiritualitas
Kapolres dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keterlibatan para Tokoh Agama dalam membina kehidupan spiritual para anggota Polri.
Ia menekankan bahwa program Binrohtal yang rutin dilaksanakan setiap Kamis bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam membentuk karakter, integritas, dan etika pelayanan personel Polri.
“Binrohtal ini tentunya tak hanya sekadar rutinitas, namun merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas karakter dan pelayanan anggota Polri kepada masyarakat,” ujar AKBP Umar Wijaya.
Harapan untuk Kamtibmas dan Moralitas Polri
Kapolres juga berharap agar nilai-nilai spiritual yang ditanamkan melalui program Binrohtal dapat memberikan dampak nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.
“Pembinaan rohani ini harus memberi pengaruh positif, bukan hanya bagi diri pribadi, tetapi juga dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya.
Tokoh Agama sebagai Mitra Strategis Polri
Selain sebagai pembina spiritual, Kapolres menilai para Pemuka Agama memiliki peran strategis sebagai penjaga moral masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat Tanimbar yang majemuk.
“Peran tokoh agama sangat vital dalam menciptakan suasana aman, damai, dan tenteram. Mereka adalah mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas wilayah,” tambahnya.
Penghargaan ini tidak hanya menjadi simbol apresiasi, tetapi juga penegasan bahwa kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan tokoh-tokoh agama, merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi Polri dalam memperkuat pelayanan dan menjaga kedamaian masyarakat secara holistik.