Kasih dan Kerendahan Hati: Refleksi Rohani Pastor Mahasiswa dari Kepulauan Tanimbar
Oleh : joko
Sejenak Sabda di UST Manila: Pesan Harapan dan Kerendahan Hati dari RD. Domincs Baldawins Masriat
Pesan Kuatkan Hati dan Kasih Allah dari RD. Domincs Baldawins Masriat, Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar
http://suaraanaknegerinews.com | Selasa pagi, 12 Agustus 2025. Di tengah hiruk-pikuk kota Manila, sebuah ruang penuh kesunyian dan khusyuk terbentuk di Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST), salah satu institusi teologi tertua dan bergengsi di Asia.
Di sana, RD. Domincs Baldawins Masriat, seorang pastor mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Maluku, Indonesia, menyampaikan pesan rohani yang sarat makna bagi seluruh hadirin.
Dengan suara lembut yang mengalir dari hati, ia mengajak para hadirin untuk sejenak menengok ke dalam diri dan menguatkan iman di tengah keterbatasan dan tantangan hidup yang tak terhindarkan.
Pesan Pertama: Kuatkan dan Teguhkan Hatimu
Dalam pembacaan dari Kitab Ulangan (Ul 31:1-8), RD. Domincs mengingatkan bahwa meskipun kita memiliki keterbatasan dan kekurangan, kita tidak perlu takut. Allah senantiasa menyertai setiap langkah perjalanan kita.
“Musa memanggil Yosua di hadapan seluruh bangsa Israel dan berkata, ‘Kuatkan dan teguhkanlah hatimu… sebab Tuhan, Dia sendiri akan berjalan di depanmu, Dia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau,’” ujar RD. Domincs, menegaskan bahwa keteguhan hati adalah kunci untuk melangkah maju dengan penuh keyakinan.
Pesan Kedua: Allah Maha Baik dan Kita Dipanggil untuk Rendah Hati
Dalam pesannya yang kedua, RD. Domincs menegaskan kasih Allah yang tak mengenal batas. “Allah tidak pernah menganggap rendah seorang pun, bahkan yang berdosa sekalipun. Ia terus mencari dan memanggil mereka kembali ke jalan-Nya,” katanya dengan penuh kehangatan.
Ia mengajak umat untuk tetap rendah hati dalam hidup, tidak menghakimi atau merendahkan sesama, dan menjadi sumber sukacita yang mengundang mereka yang jauh untuk kembali kepada rahmat Allah.
Doa dan Harapan: Hidup dalam Kasih dan Kerendahan Hati
Sebelum mengakhiri pesannya, RD. Domincs mengajak hadirin berdoa, memohon berkat agar selalu hidup dalam kasih dan kerendahan hati.
“Ya Allah, berkatilah kami agar kami selalu hidup dalam kasih dan kerendahan hati,” doa yang mengalun tulus menjadi penutup refleksi pagi itu.
Di tengah aktivitas akademik dan perantauan jauh dari tanah kelahiran, RD. Domincs Baldawins Masriat membuktikan bahwa kekuatan rohani dan pesan kasih tak lekang oleh waktu dan tempat.
Pesan yang ia sampaikan bukan hanya menjadi pegangan hidup bagi umat Katolik, tetapi juga inspirasi universal tentang keteguhan hati dan kerendahan dalam pelayanan dan kasih.