May 10, 2026
narasoma21

Puisi Anto Narasoma

begitu merah kebesaran-Mu, ketika sejumlah makhluk menawarkan energi bagi jiwa dan pikiranku, Tuhan

kerang dan tawaran energi bagi tubuh,
begitu berlimpah seluas catatan tatkala kerangkerang membuka diri ke dalam ayat Cinta

maka,
tiap firman-Mu kurekam ke dalam diksi puisi
yang basah ketika kerangkerang menawarkan haru birunya air laut di antara artificial intelligencia
tanpa kacamata

kerangkerang,
setelah kutepikan pada timbunan pasir
kau buka pikiranku
ketika menikmati perkembangan ilmu dan gejolak sosial yang dibicarakan dalam artificial intelligencia setampan wajahmu

lalu,
semerah itukah gairah
kehidupan yang kubicarakan dalam kumpulan puisi lukisan malam?

kerangkerang,
coba buka mata hatimu
yang menggairahkan
lidahku ketika ribuan kata mengisahkan
selera yang lembab
di antara wajahwajah perempuan malam

Palembang
26 September 2024