May 10, 2026

anto narasoma

terkulai tanganku
setelah kekuatan itu sirna
karena panggilan-Mu tiba sebelum sujudku berakhir

o, Kekasih, kesombonganku
sirna, terombang-ambing
di laut lepas sebagai serpihan tak terlihat
dalam kornea mataku

maka terkulai sujudku
setelah permainan hidup
menenggelamkan diri
ke batas ajal
karena segala janji sebagai hamba,
ingkar dan dusta menyelimuti langkah hidupku yang merindukan cinta-Mu

jika aku hadir sebagai kenangan nanti,
dalam lantai sajadah
di masjid-masjid itulah
hamba ini menyungkurkan segala dosa

apakah kesombongan
itu mampu mengusung tubuhku yang lunglai
setelah seutas nyawa
takluk dijemput ajal?

Palembang,
Agustus 2020