April 19, 2026

Madrasah Berdaya, Masa Depan Berjaya : Kepala MAN Sawahlunto Dinobatkan sebagai Kepala Madrasah Inovatif 

IMG-20260108-WA0077

SAWAHLUNTO (Humas), 8 Januari 2025 Di bawah cahaya khidmat dan nuansa syukur yang menyelimuti acara Tasyakuran Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 di Kementerian Agama Kota Sawahlunto, sebuah momen bersejarah terukir bagi dunia pendidikan madrasah di Kota Sawahlunto. Pada kesempatan yang sarat makna tersebut, Kepala MAN Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro, secara resmi menerima Penghargaan sebagai Kepala Madrasah Inovatif Tahun 2025 dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto.

Acara yang berlangsung dengan penuh kehangatan itu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan perayaan nilai, dedikasi, dan pengabdian. Di antara lantunan doa dan rasa syukur yang dipanjatkan, nama Dafril Tuanku Bandaro disebut dengan penuh penghormatan sebagai sosok pemimpin madrasah yang berhasil merajut inovasi, integritas, dan visi masa depan dalam satu tarikan napas kepemimpinan.

Penghargaan tersebut menjadi penanda atas kerja panjang dan konsistensi Dafril dalam menggerakkan MAN Sawahlunto sebagai madrasah yang adaptif terhadap perubahan zaman, tanpa tercerabut dari akar nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal. Di bawah kepemimpinan Dafril MAN Kota Sawahlunto tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga taman tumbuhnya karakter, kreativitas, dan kecakapan abad ke-21.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto H. Dedi Wandra dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan ini bukanlah hadiah sesaat, melainkan pengakuan atas kepemimpinan visioner yang dibuktikan melalui program-program inovatif, tata kelola madrasah yang progresif, serta kemampuan membangun sinergi dengan guru, peserta didik, dan masyarakat. “Madrasah hari ini membutuhkan pemimpin yang berani berinovasi, namun tetap berpijak pada nilai. Dan itu kami temukan pada sosok Dafril Tuanku Bandaro,” tutur Dedi Wandra

Sementara itu, Dafril Tuanku Bandaro menerima penghargaan tersebut dengan rendah hati.

Dalam ungkapan singkat namun penuh makna, ia menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh keluarga besar MAN Sawahlunto. Baginya, inovasi bukan tentang menjadi yang paling menonjol, melainkan tentang keberanian untuk terus memperbaiki diri dan melayani pendidikan dengan sepenuh hati.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk para guru yang tak lelah mendidik, para siswa yang terus bermimpi, dan seluruh pihak yang percaya bahwa madrasah mampu menjadi pusat peradaban,” ujar Dafril Tuanku Bandaro.

Momentum HAB Kemenag RI ke-80 ini pun menjadi semakin bermakna. Di usia delapan dekade, Kementerian Agama kembali menegaskan perannya sebagai penjaga harmoni dan penggerak kemajuan, salah satunya melalui lahirnya pemimpin-pemimpin madrasah yang inovatif dan berkarakter.

Penghargaan yang diterima Dafril Tuanku Bandaro bukanlah titik akhir, melainkan penanda jalan panjang menuju madrasah yang unggul, berdaya saing, dan berakar kuat pada nilai-nilai keimanan. Dari MAN Kota Sawahlunto, sebuah pesan lantang disampaikan: inovasi dan keteladanan dapat berjalan seiring, dan madrasah siap menatap masa depan dengan penuh keyakinan.

Kontributor: Nofri Hendra

Editor : DTB