April 20, 2026
ilustrasi mancing ikan

Oleh: Yusuf Achmad

(Kepada sahabatku, Choirul Wadud)

Temanku adalah pemancing
Sering jerit katak memanggil
Biar jarak terpencil
Angin, dan terang alam main kail
Menyeru makhluk kasar, lembut menggigil
Para daun, pohon besar dan kecil
Segala hewan, ikan dan si kerdil
Gembira bersama salat berjamaah
Temanku imam meski tak saling jamah
Setelahnya mereka bercengkrama
Tukar cerita, sepi, bahagia, duka dan cinta

Larut, satu demi satu bercerai-berai
Tiba-tiba nafas pemancing terkail angin malam
Ditatap tajam umpan diam mematung dalam
Yang lain sendiri-sendiri tak berlari ataupun berdiri
Sepi-sunyi bergumul seperti perlengkapan pancing sakti
Terbang sendiri menyapa terang bulan
Menegur lembut gemecik air bercahaya pepohonan
Syahdu, batin menata irama tenang
Menyanyikan lagu Sanghyang Wenang
Temanku hobi memancing kenang dan remang
Akupun gemar, hikmat dan nikmat melanglang
Ceria memancing kata-kata di atas putih awan berjuta
Memancing aku walau sekata: Bismillah

24-7-2020