May 10, 2026
narasoma34

anto narasoma

begitu tekun kau bentuk kayu-kayu jati yang tak berperasaan

setelah kau tundukkan lewat suguhan kayu yang kelimis dan mengkilap,
lalu kau amplas
kayu-kayu itu menjadi patung pejabat yang tak punya hati

serpihan kayu yang berserakan menyisakan persepsi bagi orang-orang yang bergeletakan di bawah jembatan

tukang kayu,
lambang kreativitas
yang ceking dan serakah
di ruang panglong kayumu

tatkala kau haluskan kayu-kayu dan perilakumu lewat alat pertukangan di hatimu sebusuk bangkai

maka,
maka kau siap membentuk keluarga yang berjajar
di ruang-ruang pemerintahan, hingga mencampakkan hati nuranimu sebagai
orang kecil di atas serpihan kayu jati

Palembang
17 Agustus 2024