NYANYIAN LARUT MALAM
Aspar Paturusi
–
tak kutemukan lagi deretan kata
tak kuasa aku kisahkan nasibmu
puluhan tahun kau terlunta-lunta
ibarat burung tanpa kepak sayap
sayap impianmu gugur satu demi satu
dedaunan pun bagai keripik kerontang
masihkah malam sodorkan tidur bagimu
dan pagi mengantar cahaya ke balai-balai
ingin kudengar lagu dari siulanmu
ada sedikit kisah semangat juang
membuat asa tak hilang-hilang
menyisakan senyum di bibirmu
sehabis kau tanam di sekitar gubuk
pupuklah terus asa dan senyummu
di larut malam kurindu nyanyianmu
Jakarta, 6 Mei 2011
RIMBUN CINTA
di laut mana
kita tenggelamkan
dendam karatan
di lembah mana
kita kuburkan
bara amarah
di langit mana
kita terbangkan
kelenjar kuasa
di gunung mana
kita ledakkan
beton permusuhan
dan di pohon mana
masih rimbun
cinta sesama
Jakarta, 6 Mei 2011
(dari FB 31 Januari 2019)