Edrawati, M.Pd.
–
Padang. Hujan deras yang mengguyur Kota Padang selama beberapa hari terakhir menghadirkan fenomena alam yang tidak biasa di kawasan Pantai Padang. Air sungai yang mengalir dari wilayah hulu membawa banyak lumpur sehingga tampak berwarna oranye kecokelatan. Ketika air berlumpur ini mencapai muara dan bertemu dengan air laut, perbedaan warna pun terlihat jelas, menciptakan pemandangan dua warna yang kontras di sepanjang garis pantai.
Warna oranye dari air sungai tersebut berasal dari tanah liat dan sedimen halus yang terseret derasnya arus akibat intensitas hujan yang tinggi di daerah hulu seperti Pauh, Lubuk Kilangan, dan Koto Tangah bagian atas. Sedimen itu terbawa ke hilir, lalu menyebar di sekitar muara sungai sebelum akhirnya bercampur perlahan dengan air laut yang berwarna biru-kehijauan. Dari kejauhan, batas antara kedua warna terlihat jelas: sisi sungai berwarna cokelat-oranye, sementara sisi laut tetap biru.
Pemandangan ini menarik perhatian masyarakat yang melintas maupun yang sengaja datang ke Pantai Padang. Banyak warga merekam dan memotret fenomena tersebut karena tampilannya yang unik dan jarang terlihat begitu kuat kontrasnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menjelaskan bahwa kondisi ini masih termasuk fenomena alam yang wajar terjadi pada musim hujan. Meningkatnya debit air sungai serta banyaknya material tanah yang tergerus hujan dari kawasan perbukitan menjadi penyebab utama. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir kiriman apabila hujan deras terus berlanjut.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang menegaskan bahwa perubahan warna air ini bukan merupakan tanda pencemaran, melainkan proses alamiah akibat erosi tanah. Namun, masyarakat pesisir diingatkan untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar muara karena tingkat kekeruhan yang tinggi dapat menyulitkan visibilitas dan mengubah kondisi dasar perairan.
BMKG Padang Panjang memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diimbau untuk tetap memperhatikan informasi resmi mengenai kondisi cuaca.
Fenomena dua warna di Pantai Padang ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dinamika alam di hulu dan hilir saling berkaitan. Meski memunculkan pemandangan yang menarik, tetap diperlukan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak yang ditimbulkan oleh curah hujan yang masih tinggi.
Padang, November 2025