May 26, 2026

Sekda Zakarias Mailoa, ST.,M.M Membuka Secara Resmi Seminar Nasional Ikatan Guru Indonesia Cabang Biak Numfor

sekda

Sekda Biak Numfor, Zakarias Mailoa, S.T.,M.M

Oleh: Paulus Laratmase

Seminar Nasiona Ikatan Guru Indonesia Cabang Biak Numfor dilaksnakan di Hotel Swissbel Jl. Imam Bonjol, Sabtu 2 November 2024.

Seminar Nasional bertema, “Strategi Implementasi Kebijakan Jenjang Karir dan Pengembangan Kompetensi Guru Abad 21 untuk Pendidikan Inklusif yang Berkeadilan” menghadirkan pembicara nasional di antaranya: Fatoh Rohman, S.Pd.,M.Pd., Kepala BGP Papua atas nama Dirjen GTK, Dr. Budhy Munawar Rachman, dosen Sekolah Tinggi Filsafat Diryakara Jakarta dan Direktur Pusat Studi Agama dan Filsafat Yayasan Paramadina, Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma, M.Pd, Tim Organisasi Profesi Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kamaruddin, S.Pd.,M.M., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor.

Sekda Biak Numfor, Zakarias Mailoa, S.T.,M.M didampingi Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor, Kamaruddin, S.Pd.,M.M, Para Narasumber: Fatoh Rohman, S.Pd.,M.Pd, Dr. Sumardiansyah Perdana Kusuma, M.Pd, Dr. Budhy Munawar Rachman, Ketua Panitia Srikandi Pocowati, M.M. Menabuh Tifa Sebagai Tanda Seminar Dibuka Secara Resmi.

Bupati Biak Numfor, Sofia Bonsapia, S.H.,M.Hum dalam sambutannya, dibacakan oleh Sekretaris Daerah Zakarias Mailoa, S.T.,M.M mengatakan, “Tema seminar nasional yang dilaksanakan oleh Ikatan Guru Indonesia Cabang Biak hari ini, menjadi relevan dan penting untuk menjawab tantangan dunia Pendidikan di abad 21 di mana inklusifitas pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh anak bangsa menjadi perhatian serius seluruh komponen Masyarakat dan pemerintah.”

Pertanyaan mendasar, mengapa kebijakan jenjang karir dan pengembangan kompetensi guru penting?

“Di era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangan yang dihadapi oleh dunia pendidikan semakin kompleks. Guru, sebagai ujung tombak pendidikan, memerlukan kompetensi yang lebih dinamis dan adaptif untuk menghadapi perkembangan zaman. Maka dari itu, kebijakan yang mendukung jenjang karir serta pengembangan kompetensi guru harus diimplementasikan dengan baik untuk memastikan kualitas dan relevansi pembelajaran di sekolah,” tegas Pj. Bupati Biak Numfor Sofia Bonsapia.

Menurut Sofia Bonsapia, “Kebijakan jenjang karir bagi guru berperan dalam meningkatkan kesejahteraan dan motivasi, sehingga guru memiliki dorongan lebih untuk berinovasi dan meningkatkan kompetensinya. Pengembangan kompetensi yang berkelanjutan menjadi kunci agar guru dapat menghadirkan pembelajaran yang inklusif, menyesuaikan dengan kebutuhan siswa yang beragam, termasuk siswa berkebutuhan khusus, tanpa meninggalkan prinsip keadilan dan kesetaraan.”

Lanjutnya, “Kita semua menyadari bahwa pendidikan inklusif adalah pendidikan yang menghargai keberagaman dan berusaha menciptakan lingkungan belajar yang adil bagi seluruh peserta didik, tanpa memandang latar belakang, kondisi fisik, atau tingkat kemampuan mereka. Kebijakan jenjang karir dan kompetensi guru di abad 21 harus diorientasikan pada kesiapan guru untuk membangun ruang-ruang pendidikan yang menyambut semua anak bangsa dengan setara dan adil.”

Sekda Zakarias Mailoa, S.T.,M.M dan Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor Berpose Bersama Narasumber dan Peserta Seminar Nasional

Pemerintah Biak Numfor menyadari, masih terdapat berbagai kekurangan strategi pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas guru dan tenga kependidikan terlebih terkait kesejahteraan. Namun di sisi lain, terdapat sedikit progress dalam dan melalui strategi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengupayakan pendidikan yang berkeadilan di seluruh pelosok Biak Numfor.

“Berbagai strategi dan implementasi kebijakan peningkatan kualitas pendidikan di Biak Numfor, telah dirumuskan dalam rencana induk jangka menengah dan jangka panjang seperti peningkatan akses pelatihan berbasisis tekonologi, kolaborasi dengan institusi pendidikan dan berbagai komunitas melalui penghargaan dan apresisasi bagi guru dan murid yang berprestasi yang semuanya diukur melalui strategi monitoring dan evaluasi berkala dalam upaya peningkatan kualitas pendididikan,” tegas Sofia Bonsapia yang sudah delapan bulan menjabat sebagai Bupati Biak Numfor.

Seminar Nasional Ikatan Guru Indonesia Kabupaten Biak Numfor dihadiri 140 guru yang berasal dari guru SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di Biak Kota dan Samofa dan sekolah di luar kota Biak yaitu SMK Negeri 1 Pariwisata Bosnik dan SMA YPK Samber.