April 18, 2026

Pastor Pius Heljanan, MSC: “Jangan Menunda Menjadi Penyalur Berkat bagi Sesama”

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Minggu pagi, 22 Juni 2025 — Dalam perayaan Ekaristi di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Pastor Pius Heljanan, MSC kembali mengajak umat untuk merenungkan makna panggilan sebagai penyalur berkat bagi sesama manusia.

Berbagi Berkat dari Keterbatasan, Bukan dari Kelimpahan

Mengutip Injil Lukas 9:11b-17 tentang mukjizat lima roti dan dua ikan, Pastor Pius Heljanan, MSC menegaskan bahwa setiap orang dipanggil menjadi jalan berkat bagi orang lain, bukan hanya ketika sudah memiliki kelimpahan.

“Kamu harus memberi mereka makan!” seru Pastor Pius, menirukan perintah Yesus kepada para murid dalam kisah tersebut.

Menurutnya, manusia kerap menunda untuk berbagi dengan alasan menunggu berkelimpahan, padahal Yesus mengajarkan sebaliknya—bahwa berkat bisa dibagikan bahkan dari keterbatasan.

Yesus, Sang Pemelihara dan Penolong Tanpa Batas

Pastor Pius juga mengingatkan bahwa mukjizat lima roti dan dua ikan menegaskan kuasa Yesus sebagai Pemelihara Kehidupan. “Yesus adalah Penolong umat manusia, baik dalam kebutuhan jasmani maupun rohani.

Kuasa-Nya tak terbatas. Bila kita percaya kepada-Nya, sekecil apa pun yang kita miliki akan dilipatgandakan menjadi berkat bagi banyak orang,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa tindakan sederhana berbagi, meski dari kekurangan sekalipun, dapat menjadi jalan lahirnya mukjizat dalam kehidupan sehari-hari.

Ekaristi: Perwujudan Kasih Yesus yang Mau Berbagi

Dalam bagian lain refleksinya, Pastor Pius Heljanan, MSC mengajak umat untuk merenungkan makna sakramen Ekaristi sebagai santapan keselamatan.

“Tubuh dan Darah Yesus menjadi santapan bagi kita karena Dia mau berbagi kasih dan hidup-Nya dengan manusia,” tuturnya.

Karena itu, umat diminta tidak menunda menjadi berkat bagi sesama. “Jangan menunggu kelimpahan baru mau memberi. Mulailah berbagi dari apa yang ada, karena di situlah Allah berkarya dan memelihara umat-Nya,” pesan Pastor Pius menutup khotbahnya.

Pesan Harapan Bagi Umat Tanimbar

Pesan Pastor Pius Heljanan, MSC pagi itu memberikan penguatan bagi umat di Kepulauan Tanimbar untuk tidak takut berbagi dan menolong sesama, meskipun dalam keterbatasan.

Dalam semangat Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus (Corpus Christi), umat diajak menjadi alat berkat bagi orang lain dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan ini berlangsung penuh khidmat diikuti oleh ratusan umat Katolik di Gereja Hati Kudus Yesus Lauran, diiringi suasana damai dan sukacita iman.