Pembukaan OMI Tingkat Provinsi Sumatera Barat secara Daring di Tilok MAN Kota Sawahlunto
SAWAHLUNTO, 2 Oktober 2025 Dalam naungan semangat literasi dan intelektualitas, MAN Kota Sawahlunto kembali mencatatkan sejarahnya sebagai salah satu tilok (titik Lokasi) Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025 untuk Kota Sawahlunto. Acara pembukaan yang dilangsungkan secara daring pada Kamis pagi itu, menyuguhkan kehikmatan dan kekhidmatan yang menyatu dalam satu harmoni, meskipun tanpa tatap muka secara fisik.
Ruang Kelas Smartboard MAN Kota Sawahlunto pagi itu menjadi saksi bisu hadirnya para insan pendidikan yang datang dengan semangat membara, membawa harapan besar demi kemajuan madrasah dan anak negeri. Hadir secara langsung untuk membuka kegiatan tersebut, Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Dedi Wandra, didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad), Syafrudin serta para pengawas madrasah, kepala madrasah se-Kota Sawahlunto, pembina OMI dari masing-masing madrasah, dan tentunya, para peserta OMI Kota Sawahlunto yang siap mengukir prestasi.
Dalam sambutannya yang penuh semangat dan sarat makna, Dedi Wandra menegaskan pentingnya OMI sebagai wadah pembentukan karakter unggul dan ajang unjuk gigi kecerdasan peserta didik madrasah. Ia menyampaikan bahwa OMI bukan sekadar perlombaan, melainkan panggung untuk menunjukkan bahwa madrasah bukan lagi sekadar pilihan, melainkan jalan utama dalam mencetak generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlak.
“Kita semua hadir di sini bukan hanya sebagai saksi sejarah, tapi juga sebagai penggerak peradaban. Melalui OMI, kita membuktikan bahwa madrasah adalah benteng nilai dan pencetak insan unggul yang siap bersaing di tingkat nasional dan global,” tutur beliau dengan nada penuh keyakinan.
Meski berlangsung secara daring, semangat kebersamaan dan kekompakan begitu terasa. Para peserta dari berbagai madrasah di Kota Sawahlunto mengikuti pembukaan dengan penuh antusias melalui layar, menyimak tiap kata, menyerap tiap semangat yang mengalir dalam setiap pidato dan penyampaian arahan.
Kegiatan OMI tahun 2025 ini tidak hanya menjadi ajang seleksi akademik, tetapi juga momen pemupukan nilai-nilai kolaboratif antar madrasah. Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro selaku tuan rumah tilok, dalam laporannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran kegiatan OMI hingga selesai.
Suasana penuh kehangatan dan kesungguhan pun menutup acara pembukaan pagi itu. Senyum para peserta, walau tertutup masker dan layar, seolah berbicara tentang harapan dan impian besar mereka. Ada rasa bangga yang membuncah bukan hanya karena menjadi bagian dari OMI, tetapi karena mereka sadar bahwa merekalah generasi penerus yang tengah dipersiapkan untuk memikul estafet masa depan bangsa.
Dengan berakhirnya acara pembukaan, tibalah saatnya para peserta berjuang di medan kompetisi. Doa dan semangat seluruh keluarga besar madrasah Sawahlunto menyertai, agar para pejuang ilmu ini mampu mengharumkan nama kota tambang yang kaya sejarah ini, hingga ke panggung nasional.