RD. Domincs Baldawins Masriat: Ajak Mahasiswa di UST Manila Hidup Dalam Kebenaran dan Kejujuran
Oleh : Joko
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, 14 Juni 2025 — Suasana tenang dan penuh khidmat menyelimuti Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina, pada Sabtu pagi ini.
Dalam perayaan Misa Harian, RD. Domincs Baldawins Masriat, Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, memimpin ibadat dengan pesan mendalam bagi seluruh umat, khususnya kalangan muda Katolik yang tengah menimba ilmu di negeri jiran tersebut.
Dalam renungan bertajuk Sejenak Sabda, RD. Domincs mengajak seluruh umat untuk senantiasa membuka hati bagi kasih Allah yang tak pernah berkesudahan.
Berdasarkan bacaan liturgi hari ini dari 2 Korintus 5:14-21 dan Injil Matius 5:33-37, ia menekankan dua pesan utama yang sangat relevan bagi kehidupan umat masa kini.
“Yesus telah menyerahkan diri-Nya demi kita. Karena itu, marilah kita tidak lagi hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Kristus yang telah mati dan bangkit bagi kita. Tinggalkanlah cara hidup lama yang terikat dosa, dan mulailah hidup baru yang didamaikan dengan Allah,” pesan RD. Domincs dalam homilinya.
Selain ajakan untuk hidup baru, RD. Domincs juga menyoroti pentingnya kejujuran dan kebenaran sebagai fondasi utama membangun relasi yang sejati dengan Allah.
“Dalam Injil hari ini Yesus mengajarkan: ‘Jika ya, katakanlah ya; jika tidak, katakanlah tidak.’ Artinya, hidup kita harus penuh kejujuran. Sebab segala sesuatu yang melebihi itu berasal dari si jahat. Maka jika kita tidak hidup dalam kebenaran dan kejujuran, kita tidak berjalan bersama Allah,” tegas Pastor Domincs yang dikenal sebagai sosok sederhana dan penuh perhatian terhadap sesama mahasiswa di UST Manila.
Misa pagi ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa Katolik Indonesia maupun internasional untuk menimba kekuatan rohani dalam kesibukan studi mereka di luar negeri.
Suasana persekutuan terasa hangat dengan sapaan ramah serta doa-doa penuh harapan.
Mengakhiri Misa, RD. Domincs mengajak seluruh umat berdoa bersama:
“Ya Allah, bantulah kami agar kami senantiasa berpegang teguh pada kebenaran dan kejujuran.”
Dengan salam kasih dan doa tulus, RD. Domincs menutup perayaan dengan harapan agar semangat kebenaran dan kejujuran selalu menjadi pegangan dalam setiap langkah hidup umat, baik dalam studi, karya, maupun pelayanan.
Semoga pesan iman ini menjadi bekal berharga bagi setiap insan muda di perantauan, untuk menjadi terang dan garam di tengah dunia.