April 18, 2026

RD. Domincs Baldawins Masriat: Jangan Takut, Tuhan Selalu Menyempurnakan yang Kurang dalam Hidup Kita

 


Oleh : Joko

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Sabtu, 21 Juni 2025 — Pesan rohani penuh pengharapan disampaikan oleh RD. Domincs Baldawins Masriat, putra asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, yang kini melayani sebagai Pastor Mahasiswa di Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Filipina.

Dalam renungan harian bertajuk “Sejenak Sabda”, Pastor Domincs mengajak umat untuk tidak tenggelam dalam rasa takut dan kekhawatiran, melainkan membangun sikap hati yang penuh syukur dan pengharapan kepada penyelenggaraan kasih Tuhan.

Bacaan Liturgi Hari Ini: Penguatan Bagi yang Lemah

Renungan ini mengacu pada bacaan liturgi peringatan wajib Santo Aloisius Gonzaga, Biarawan, dengan kutipan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus (2 Kor 12:1-10) dan Injil Matius (Mat 6:24-34).

Menurut Pastor Domincs, melalui bacaan-bacaan ini Tuhan menegaskan bahwa dalam segala kelemahan, kesusahan, bahkan penganiayaan yang kita alami demi Kristus, kita justru akan dikuatkan oleh kasih karunia-Nya.

“Jangan takut… Jangan khawatir… Tetap semangat dan selalu berharap pada Tuhan. Pengharapan tidak pernah mengecewakan,” tegas Pastor Domincs dalam pesannya.

Belajar Rendah Hati di Tengah Keterbatasan

Pastor Domincs juga mengingatkan umat bahwa penderitaan dan kejatuhan terkadang menjadi jalan Tuhan untuk mengajarkan kerendahan hati.

Dalam setiap kekurangan, manusia diajak untuk menyadari bahwa segala sesuatu berasal dari Tuhan dan hanya dengan pertolongan-Nya segala perkara dapat diselesaikan.

“Hari ini kita diingatkan bahwa segala sesuatu adalah milik Tuhan. Bermegahlah atas kasih Tuhan, bukan atas perbuatan diri sendiri. Jangan lupa untuk selalu bersyukur,” ungkap Pastor Domincs.

Doa Penyerahan Diri kepada Tuhan

Sebagai penutup renungan, Pastor Domincs mengajak seluruh umat untuk menyerahkan kelemahan dan keterbatasan hidup kepada Tuhan dalam doa:

“Ya Allah, semoga Engkau senantiasa menyempurnakan segala kelemahan dan kekurangan hidup kami.”

Dengan penuh kasih dan harapan, Pastor Domincs menutup pesannya: “Salam kasih dan doa,” seraya menguatkan umat untuk terus melangkah dalam keyakinan bahwa Tuhan setia menyempurnakan segala sesuatu.