RD. Domincs Baldawins Masriat: Pesan Kasih dari Central Seminary UST Manila untuk Umat di Kepulauan Tanimbar
Oleh : Joko
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – Suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti Central Seminary Universitas Santo Tomas (UST) Manila, Jumat pagi, 11 Juni 2025.
Di tengah rutinitas akademik para calon imam dari berbagai negara, hadir sosok istimewa asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, Indonesia, RD. Domincs Baldawins Masriat, yang kini mengemban tugas sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila.
Dalam refleksi rohaninya yang bertajuk “Sejenak Sabda”, RD. Domincs mengajak umat untuk kembali merenungkan makna pewartaan sejati sebagaimana dicontohkan oleh Rasul Barnabas.
Ia menegaskan, menjadi pewarta Injil bukanlah sekadar melafalkan kata-kata indah, tetapi harus diwujudkan melalui cara hidup yang baik, penuh Roh Kudus, serta iman yang teguh.
“Karena Barnabas adalah orang baik, penuh Roh Kudus dan iman, maka semakin banyak orang dihantar pada Tuhan,” kutip RD. Domincs dari Kitab Kisah Para Rasul.
Ia mengingatkan, pribadi yang sungguh-sungguh hidup dalam kebaikan dan iman akan menjadi saksi yang kuat bagi sesama, membawa semakin banyak jiwa kepada Allah.
Tidak hanya soal pewartaan lewat teladan hidup, RD. Domincs juga menyoroti pentingnya semangat memberi tanpa pamrih.
Menurutnya, segala sesuatu yang manusia miliki sejatinya adalah anugerah cuma-cuma dari Tuhan.
Oleh karena itu, orang Kristiani pun dipanggil untuk memberi dengan cuma-cuma — bukan hanya harta benda, tetapi juga waktu, perhatian, dan tenaga bagi sesama yang membutuhkan.
“Terkadang sesama kita tidak membutuhkan materi. Mereka lebih butuh cinta dan perhatian. Itulah bentuk pemberian yang tak ternilai,” ujarnya penuh makna.
Sebagai penutup, RD. Domincs menyerukan doa singkat namun sarat harapan:
“Ya Allah, semoga melalui berkatMu, kami senantiasa tergerak untuk mau memberi bagi sesama yang membutuhkan. Bukan hanya harta tetapi juga waktu dan tenaga kami.”
Melalui pesan singkat dari Central Seminary ini, RD. Domincs Baldawins Masriat tidak hanya menyapa umat di Manila, tetapi juga mengalirkan inspirasi rohani yang menyejukkan bagi umat di tanah kelahirannya, Kepulauan Tanimbar dan seluruh Indonesia.