Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Sinergi dan Kebersamaan: Kepala MAN dan GTK Ramaikan Makan Bajambah HUT Kota Sawahlunto ke-137

SAWAHLUNTO (Humas) 1 Desember 2025

Di Lapangan Segitiga Kota Sawahlunto berubah menjadi panggung kebersamaan. Di tempat yang sarat sejarah itu, Kepala MAN Kota Sawahlunto beserta seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) bergabung dengan masyarakat dalam kegiatan Makan Bajambah, sebuah tradisi Minangkabau yang menyatukan rasa, budaya, dan keharmonisan.

Gelaran Makan Bajambah kali ini menjadi lebih istimewa, karena berlangsung dalam rangka memperingati Ulang Tahun Kota Sawahlunto ke-137. Sejak pagi, deretan talam besar berisi aneka masakan khas Minang dari rendang yang pekat bumbu hingga samba lado hijau yang membangkitkan selera tersusun rapi, seakan merayakan kekayaan kuliner dan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro dengan penuh kehangatan, bersama para guru dan pegawai, duduk bersila dalam lingkaran bajamba yang memancarkan rasa persatuan. Tidak ada sekat jabatan, tidak ada batas usia yang ada hanya senyum saling sapa, tawa kecil yang mengalir, dan suap demi suap yang menandai eratnya kebersamaan.

Di antara keramaian itu, suara talempong dan dentang alat musik tradisional menyatu dengan riuh gembira masyarakat. Anak-anak berlarian di tepi lapangan, para perantau yang pulang tampak berpelukan melepas rindu, sementara sesepuh kota memandang dengan mata yang berbinar bangga melihat tradisi tetap terjaga.

Makan Bajambah bukan sekadar ritual makan bersama; ia adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini, antara generasi yang tumbuh dan generasi yang mewariskan. Bagi keluarga besar MAN Kota Sawahlunto, keikutsertaan dalam acara ini menjadi bentuk penghormatan terhadap budaya lokal, sekaligus wujud partisipasi dalam merayakan perjalanan panjang kota yang pernah dijuluki “The Little Holland of Indonesia”.

Ketika acara berakhir, aroma masakan yang masih menggantung di udara dan jejak tawa yang tertinggal di sudut lapangan menjadi kenangan manis tersendiri. Sawahlunto tidak hanya merayakan usianya yang ke-137, tetapi juga merayakan semangat kebersamaan yang tak lekang dimakan waktu.

Kontributor : Nofri Hendra

Editor: DTB