April 17, 2026

SMK Imakulata Saumlaki Syukuri Program Makan Bergizi Gratis, Harap Berlanjut Hingga Pusat

Oleh: joko

Makan Bergizi Gratis di Tanimbar: Harapan Baru untuk Anak-Anak Pulau Terpencil, Guru dan Siswa Tanimbar Dapat Dukungan Gizi, Sekolah Minta Program Tak Berhenti

Sekolah berharap pemerintah daerah proaktif memperjuangkan keberlanjutan program MBG ke tingkat pusat, program ini dinilai membantu anak-anak ekonomi lemah dan meningkatkan semangat belajar, masyarakat berharap MBG juga memperkuat ekonomi lokal dengan melibatkan petani dan nelayan.

Harapan Keberlanjutan dan Perhatian Lebih Luas untuk Anak-Anak Tanimbar

http://suaraanaknegerinews..com | Saumlaki, 18 September 2025 – Suasana penuh rasa syukur menyelimuti SMK Imakulata Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kepala sekolah Suster Martina PBHK menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Daerah Tanimbar.

“Kami bersyukur atas adanya program Makan Bergizi Gratis ini. Saya selaku Kepala Sekolah, bersama jajaran guru, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar atas perhatian dan dukungan dalam pemenuhan gizi anak-anak di sekolah kami,” ujar Suster Martina di ruang kerjanya, Jalan SR. Makaria Jansen, Saumlaki.

Namun, ia juga menegaskan harapan agar program ini tidak berhenti di tengah jalan.

“Kami memohon pemerintah daerah terus memperjuangkan program ini hingga ke pemerintah pusat. Anak-anak sangat membutuhkan dukungan ini karena manfaatnya besar bagi kesehatan dan semangat belajar mereka,” tambahnya.

0-0x0-0-0#

Dukungan Guru dan Harapan Perubahan Menu

Wakil Kepala Sekolah, Ibu Rode Masela S.Pd., menggemakan pesan serupa. Ia menyampaikan bahwa MBG sangat membantu para siswa, terutama mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera.

“Berkaitan dengan program MBG, kami bersyukur karena SMK Imakulata telah menjadi bagian dari program ini. Proses berjalan lancar untuk 50 siswa, meski sebagian kelas 12 sedang praktek kerja industri. Banyak siswa kami berasal dari kampung dengan kondisi ekonomi lemah. Mereka datang tanpa uang jajan, tetapi berkat program ini, kebutuhan makan sudah terpenuhi,” jelas Rode.

Ia menambahkan, setiap pagi makanan diantar tepat waktu dan diawasi ketat oleh guru serta tim kesehatan sekolah. Dokumentasi dilakukan sebelum makanan dibagikan kepada siswa.

“Kami imbau agar menu sesekali diganti dengan ikan segar, karena di sini ikan banyak dan bergizi tinggi. Selama ini lebih sering ayam,” ujarnya sambil tersenyum.

0-0x0-0-0#

Tantangan Gizi di Kepulauan Tanimbar

Program MBG menjadi harapan besar bagi daerah kepulauan seperti Tanimbar, yang memiliki tantangan serius dalam akses pangan bergizi. Distribusi bahan makanan tidak merata, jarak antarpulau jauh, dan keterbatasan anggaran daerah kerap menjadi kendala.

Pemerintah daerah dinilai perlu menyiapkan data kebutuhan gizi dan membangun koordinasi erat dengan kementerian terkait agar program ini berkelanjutan. Selain sebagai solusi gizi anak, MBG juga berpotensi membuka peluang kerja bagi petani dan nelayan lokal jika mereka dilibatkan dalam penyediaan bahan pangan.

Manfaat Jangka Panjang dan Ketahanan Pangan Lokal

Para guru dan masyarakat yakin bahwa keberhasilan Pemda Tanimbar dalam memperjuangkan program MBG tidak hanya memperkuat kesehatan generasi muda tetapi juga mendorong ketahanan pangan daerah.

“Semoga pemerintah daerah konsisten dengan program ini. Anak-anak dari keluarga kurang mampu sangat membutuhkan dukungan agar terhindar dari kekurangan gizi,” tutup Suster Martina.

Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan sesaat. Jika dikelola berkelanjutan, inisiatif ini dapat menjadi fondasi penting untuk masa depan anak-anak Kepulauan Tanimbar sekaligus penguatan ekonomi lokal.