Laporan Edrawati, M.Pd
–
Perhelatan Jumpa Pasukan Penggalang 5 (Jupaslang 5 se-Sumatera Barat pada 15 November 2025 menjadi panggung pembuktian bagi Gudep SMPN 13 Padang. Dalam rangka meramaikan ulang tahun SMPN 34 Padang, kegiatan ini menghadirkan peserta penggalang tingkat SD dan SMP se-Sumbar, yang datang dengan semangat kompetisi, persahabatan, dan sportivitas yang tinggi.

Gudep SMPN 13 Padang mengirim 12 orang peserta, dipimpin oleh dua pembina yang berdedikasi—Kak Fergeria Fesgauni, S.Pd. dan Kak Syaihul Akhwan, M.Pd.Gr.
Di bawah bimbingan kedua pembina ini, para penggalang SMPN 13 tampil penuh percaya diri. Mereka bersaing dalam empat cabang lomba:
• PBB Bertongkat,
• Pionering,
• Musabaqah Syahril Qur’an (MSQ),
• Pengucapan Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan Dasa Darma Pramuka.
Seluruh cabang menuntut bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga kekompakan, kedisiplinan, kecermatan, dan mental yang kuat. Tantangan demi tantangan tersebut dihadapi para peserta dengan penuh kesungguhan. Bagi mereka, kompetisi ini bukan sekadar lomba—tetapi kesempatan untuk menguji diri, melatih karakter, dan memperluas pengalaman.

Dukungan penuh dari Kamabigus Zulfarno, S.Ag., M.Pd. menjadi energi tersendiri bagi peserta. Beliau hadir langsung menyaksikan perjuangan adik-adik pramuka, memberikan semangat, dan memastikan setiap langkah mereka berada dalam nilai-nilai kepramukaan yang kokoh.
Hasilnya, kerja keras itu terbayar manis. Gudep SMPN 13 Padang berhasil membawa pulang dua piala, yakni Juara 2 MSQ dan Juara 2 Pionering. Dua prestasi ini menjadi bukti bahwa latihan selama ini sudah berjalan baik, terarah, dan menghasilkan capaian nyata. Pada cabang MSQ, tim SMPN 13 tampil harmonis dengan intonasi yang memukau. Sementara pada cabang pionering, kekompakan dan ketelitian mereka membuahkan hasil yang membanggakan.
Namun, keberhasilan ini justru menjadi titik awal untuk bergerak lebih jauh.
Banyak pelajaran penting yang dapat dipetik, terutama dalam meningkatkan efektivitas latihan pramuka ke depannya. Momen Jupaslang 5 memberikan gambaran bahwa untuk meraih prestasi lebih tinggi, latihan perlu dikelola dengan lebih terstruktur, lebih intensif, dan lebih kreatif.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan agar latihan kepramukaan semakin efektif antara lain:
Pertama, latihan perlu dibuat lebih terjadwal dan disiplin, dengan pembagian waktu yang jelas antara materi teknik, kedisiplinan, mental, dan kerjasama tim. Latihan yang konsisten akan memberi peserta kesempatan untuk membangun kebiasaan baik.
Kedua, latihan harus mengedepankan simulasi lomba. Dengan menciptakan kondisi latihan yang mirip lomba, peserta akan lebih siap menghadapi tekanan dan ritme kompetisi sebenarnya.
Ketiga, penting untuk mengembangkan model latihan kreatif—misalnya memadukan permainan, challenge kelompok, dan sesi diskusi reflektif. Cara ini membuat latihan lebih menyenangkan tanpa mengurangi kualitas pembelajaran.
Keempat, kerja sama antaranggota harus terus diperkuat. Pionering, PBB, maupun MSQ bukan hanya tentang kemampuan individu, tetapi juga kekompakan tim.
Penguatan karakter ini bisa dilakukan melalui kegiatan luar ruangan, outbond, atau tugas proyek yang menuntut sinergi.
Di samping itu, dorongan motivasi dari para pembina tetap menjadi kunci. Kehadiran Kak Fergeria dan Kak Syaihul dalam setiap sesi latihan menjadi teladan bagi semua anggota. Mereka membimbing bukan hanya dengan instruksi, tetapi dengan keteladanan, dedikasi, dan semangat pantang menyerah. Ketika peserta melihat pembinanya bersemangat, mereka pun ikut menyerap energi positif tersebut.
Prestasi dua piala ini juga menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota Gudep SMPN 13 Padang. Ini menunjukkan bahwa setiap tetes keringat latihan tidak pernah sia-sia. Bahwa kerja keras, kekompakan, dan ketekunan selalu membuka jalan menuju keberhasilan.
Jupaslang 5 bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang pembelajaran yang luas. Di sana para penggalang belajar tentang keberanian, kerendahan hati, dan sportivitas. Mereka menyadari bahwa kemenangan bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah menuju kematangan diri.
Dengan dua piala yang dibawa pulang, Gudep SMPN 13 semakin percaya diri untuk melangkah ke ajang-ajang berikutnya. Mereka bukan hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga membawa pulang semangat baru untuk latihan yang lebih efektif, lebih terarah, dan lebih menyala dari sebelumnya.
Selamat kepada seluruh anggota Gudep SMPN 13 Padang! Teruslah menjaga semangat juang, kobarkan nilai-nilai kepramukaan, dan buktikan bahwa masa depan kalian adalah masa depan pemimpin muda yang siap mengharumkan nama sekolah dan Sumatera Barat.