TALI
anto narasoma
–
begitu kusut tatapanmu
ketika tali-tali kejadian terhampar ketat ke dalam persoalan politik bangsa ini
sebab,
seenaknya kau rentangkan tali-temali sehingga kebijakan bagi rakyat, hanya ikatan nyawa yang mencekik kerongkongan
lalu,
dari pojok ke pojok ruangan rapat yang bertebaran tali-tali kapal penjerat langkah kaki rakyat, menjadi ribuan tangan untuk menetapkan kebencian di sepanjang tali-tali jeratan itu
tambang emas, tambang minyak, dan tambang timah, hanya menyisakan kenaikan pajak 12 persen, hingga
di sepanjang nyawa anak-anak pencari asongan yang kelaparan di tepian jalan,
seperti boneka-boneka pajangan di etalase toko
maka tali-tali politik
yang menjerat kepentingan rakyatmu,
menjadi surga bagi lidah-lidah pengusaha
yang menjilat pantat-pantat kekuasaan
tak ada lagi ruang bagi rakyat. karena
tali-tali yang melilit kusut ketika suasana politik menanggalkan otaknya dari kepala, tambang-tambang emas pun, menjadi tali-tali pencekik leher hingga terpancang kuat
di seputar nyawa anak-anak kita
Palembang
28 Desember 2024